Jumat, 17 April 2026

Ramadhan 2026

Sering Langsung Tarawih Setelah Isya? Buya Yahya Ingatkan Shalat Ba’diyah Isya Jangan Terlewat

Buya Yahya mengingatkan agar umat Islam tidak melupakan shalat sunah ba’diyah Isya sebelum melaksanakan tarawih.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nur Nihayati
Tangkapan layar/YouTube Al Bahjah
Pendakwah Buya Yahya mengingatkan umat Islam agar mengerjakan shalat ba'diyah Isya sebelum melaksanakan shalat tarawih. 

Pertanyaan ini dijawab oleh ulama pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al Bahjah, Buya Yahya, dalam sebuah kajian yang tayang di kanal YouTube Al Bahjah TV pada Kamis (12/3/2025).

Dalam penjelasannya, Buya Yahya menyebutkan bahwa manusia sebenarnya tidak dapat mengetahui secara pasti apakah dosa-dosanya telah diampuni atau belum.

“Pengampunan dosa kita tidak tahu. Kita tidak tahu apakah dosa kita sudah diampuni atau belum,” ujar Buya Yahya dalam kajian tersebut.

Meski demikian, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk selalu memohon ampun kepada Allah dengan penuh keyakinan dan prasangka baik.

Menurut Buya Yahya, salah satu tanda seseorang diampuni dosanya adalah munculnya husnuzan atau prasangka baik kepada Allah setelah ia berusaha menjalankan amal saleh.

“Kalau kita memohon kepada Allah penuh keyakinan dan husnuzan bahwa Allah mengampuni, maka itulah tanda harapan pengampunan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa husnuzan tidak bisa muncul tanpa dasar amal kebaikan yang telah dilakukan seseorang.

“Husnuzan tanpa dasar tidak ada. Beramal baik tidak, lalu bagaimana bisa husnuzan?” kata Buya Yahya.

Selain itu, para ulama juga menjelaskan bahwa tanda amal seseorang diterima oleh Allah dapat terlihat dari perubahan sikap setelah menjalani ibadah besar seperti Ramadan, haji, maupun umrah.

Buya Yahya menjelaskan, perubahan tersebut bisa terlihat ketika seseorang keluar dari bulan Ramadhan dan memasuki bulan Syawal.

Jika perilakunya menjadi lebih baik dibandingkan sebelum Ramadhan, maka itu bisa menjadi tanda bahwa ibadahnya diterima.

“Jika di bulan Syawal nanti lebih bagus daripada sebelum Ramadhan, walaupun tidak akan sekuat Ramadhan, tetapi aroma Ramadhan masih ada,” ujarnya.

Ia mencontohkan perubahan kecil yang menunjukkan perbaikan diri, misalnya berkurangnya kebiasaan buruk seperti menggunjing orang lain.

“Mungkin dulu gunjing sehari sampai empat kali, sekarang jadi sekali. Artinya sudah ada perubahan,” katanya.

Menurut Buya Yahya, perubahan menuju kebaikan itulah yang bisa menjadi tanda bahwa seseorang mendapatkan keberkahan Ramadan dan diampuni dosanya oleh Allah SWT.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved