Senin, 20 April 2026

Amalan dan Doa

Bacaan Sejumlah Doa Sehari-hari, Obat Penenang Hati dan Penghapus Kesedihan

Selain doa, hati juga bisa lebih tenang dengan memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, atau sekadar menarik napas dalam

Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/AI
ILUSTRASI BERDOA - Ilustrasi berdoa dan berikut informasi bacaan doa penenang hati agar dimudahkan segala urusan di dunia. 

Artinya: "Ya Allah, aku berharap rahmat-Mu. Jangan Engkau serahkan aku kepada diriku walau sekejap mata. Perbaikilah seluruh urusanku. Tiada Tuhan selain Engkau." (HR. Abu Dawud)

Doa Ketika Sedih dan Kecewa

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي، وَنُورَ صَدْرِي، وَجَلَاءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي
Allahumma inni ‘abduka, ibn ‘abdika, ibn amatika, nasiyati biyadika, maadhin fiyya hukmuka, ‘adlun fiyya qadhaauka. As’aluka bikulli ismin huwa laka, sammayta bihi nafsaka, aw anzaltahu fi kitaabika, aw ‘allamtahu ahadan min khalqika, aw ista’tsarta bihi fi ‘ilmi al-ghaibi ‘indaka, an taj‘ala al-Qur’aana rabii‘a qalbi, wa nura shadri, wa jalaa’a huzni, wa dzahaaba hammi.

Artinya: “Ya Allah, aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu laki-laki, anak hamba-Mu perempuan. Ubun-ubunku ada dalam genggaman-Mu, keputusan-Mu berlaku padaku, takdir-Mu adil padaku. Aku memohon kepada-Mu dengan setiap nama yang Engkau miliki, yang Engkau namakan untuk diri-Mu, atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan kepada salah seorang makhluk-Mu, atau Engkau simpan dalam ilmu ghaib di sisi-Mu. Jadikanlah Al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghapus kesedihanku, dan pelenyap kegelisahanku.” (HR. Ahmad, Ibn Hibban, dishahihkan Al-Albani)

Doa Ketika Hati Gelisah
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ العَجْزِ وَالكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الجُبْنِ وَالبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِن غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allahumma inni a’udzu bika minal-hammi wal-hazan, wa a’udzu bika minal-‘ajzi wal-kasal, wa a’udzu bika minal-jubni wal-bukhl, wa a’udzu bika min ghalabatid-dayni wa qahrir-rijaal.

Artinya:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan kikir, serta dari lilitan utang dan tekanan orang lain.” (HR. Bukhari & Muslim)

Doa agar Sabar dan Ikhlas
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ
Allahumma inni as’aluka nafsan bika mutma’innah, tu’minu biliqa’ika, wa tardha biqadha’ika, wa taqna’u bi ‘atha’ika.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang selalu tenang, yang beriman dengan pertemuan dengan-Mu, yang ridha dengan ketentuan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu."

Doa agar Bisa Mengendalikan Emosi
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَاذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِي وَأَجِرْنِي مِنَ الشَّيْطَانِ
Allahumma ghfir li dzambi wa dzhib ghoidho qalbi wa ajirni minasy syaithon.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku, hilangkanlah amarah dari hatiku, dan lindungilah aku dari godaan setan."

Amalan untuk Menenangkan Hati yang Sedih
Dalam kitab Nashaihul ‘Ibad, Syaikh Nawawi Al-Bantani menjelaskan beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menenangkan hati yang sedang diliputi kesedihan.

1. Memperbanyak zikir
Zikir menjadi salah satu amalan yang mampu menghadirkan ketenangan dalam hati.

Seseorang bebas memilih bacaan zikir yang ingin diamalkan, seperti Subḥânallâh, Alḥamdulillâh, Lâ ilâha illallâh, Allâhu Akbar, Lâ ḥaula wa lâ quwwata illâ billâh, Astaghfirullâhal-‘Azhîm, serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

2. Bergaul dengan orang saleh atau ulama
Saat hati merasa gelisah atau sedih, dianjurkan untuk bertemu dengan orang-orang saleh.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved