Kajian Islam
Buya Yahya Ungkap Bahaya Membuka Aib Zina kepada Anak, Bisa Berdampak pada Masa Depannya
Sebaliknya, pelaku maksiat dianjurkan untuk menyesali perbuatannya, bertobat kepada Allah SWT, dan tidak lagi mengungkit masa lalu tersebut.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM - Pendakwah Buya Yahya mengingatkan pentingnya menutup aib orang yang pernah terjerumus dalam perzinaan, termasuk kepada anak-anak mereka sendiri apabila pelaku telah bertobat dengan sungguh-sungguh.
Menurut Buya Yahya, Islam mengajarkan agar dosa yang telah dilakukan seseorang tidak diumbar kepada orang lain.
Sebaliknya, pelaku maksiat dianjurkan untuk menyesali perbuatannya, bertobat kepada Allah SWT, dan tidak lagi mengungkit masa lalu tersebut.
Dalam ceramahnya, Buya Yahya mencontohkan kasus perempuan yang pernah hamil di luar nikah. Ia menilai masyarakat seharusnya membantu menutupi aib tersebut agar proses tobat berjalan lebih baik.
"Kalau ada orang kepeleset dalam zina, hendaknya ditutup. Bahkan kalau perlu anaknya sendiri tidak tahu kalau ibunya dulu pernah berzina," ujar Buya Yahya dikutip dari YouTube Al Bahjah, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, salah satu alasan penting menutup aib adalah agar pelaku tidak terpuruk dan kehilangan harapan untuk memperbaiki diri.
Baca juga: Punya Masa Lalu Zina, Perlukah Mengaku kepada Calon Suami atau Istri? Ini Penjelasan Buya Yahya
Menurutnya, ketika seseorang terus-menerus dicap sebagai pezina, bukan tidak mungkin ia menjadi putus asa dan merasa tidak ada lagi gunanya menjaga diri dari perbuatan maksiat.
Buya Yahya juga menyoroti dampak psikologis yang bisa dialami anak apabila mengetahui masa lalu orang tuanya.
Ia mengatakan tidak sedikit anak yang kemudian merasa rendah diri atau kehilangan motivasi untuk menjaga kehormatan diri karena mengetahui ibunya pernah melakukan perzinaan.
"Kadang seorang anak ini putus asa karena merasa terpuruk. Karena tahu ibunya pezina, maka dia pun tidak takut lagi melakukan zina. Dia berpikir, 'Ibu saya juga begitu'," jelasnya.
Padahal, kata Buya Yahya, anak tidak menanggung dosa orang tuanya. Anak yang lahir dari hubungan di luar nikah tetap memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pribadi saleh dan dekat dengan Allah SWT.
Ia menegaskan bahwa tidak ada jaminan anak dari pelaku zina akan menjadi pezina. Sebaliknya, anak tersebut bisa tumbuh menjadi orang baik bahkan menjadi wali Allah.
Baca juga: Istri Sering Chat dengan Pria Lain? Buya Yahya Beri Peringatan soal Bahaya yang Mengintai
Selain itu, Buya Yahya mengingatkan masyarakat agar tidak gemar membicarakan atau menyebarkan aib orang lain.
Menurutnya, membuka aib seseorang yang pernah berzina merupakan perbuatan tercela dan bertentangan dengan ajaran Islam yang mendorong umatnya untuk menjaga kehormatan sesama.
Ia mengutip ajaran Rasulullah SAW yang menganjurkan umat Islam untuk menutup aib saudaranya. Sebab, siapa yang menutup aib orang lain, Allah SWT akan menutup aibnya di dunia maupun akhirat.
| Punya Masa Lalu Zina, Perlukah Mengaku kepada Calon Suami atau Istri? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Istri Sering Chat dengan Pria Lain? Buya Yahya Beri Peringatan soal Bahaya yang Mengintai |
|
|---|
| Benarkah Nasib Baik & Buruk Terlihat saat Usia 40 Tahun? Buya Yahya: Sukses Tidak Ditentukan Usia |
|
|---|
| Viral Mahasiswa Sesama Pria Ciuman di PNJ, Ini Kata Buya Yahya Cara Menyikapi Pelaku Homoseksual |
|
|---|
| Menemukan Uang di Jalan, Langsung Ambil atau Sedekahkan? Ini Jawaban Buya Yahya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Buya-Yahya-Ceramah-Soal-Pelecehan-Seksual-Sesama-Jenis-oleh-Tokoh-Agama.jpg)