Sabtu, 23 Mei 2026

Ibadah Sunah

Deretan Ibadah Sunah Meningkatkan Derajat, Simak Ulasan Ini

Sholat Awwabin adalah istilah yang merujuk pada sholat sunnah di antara waktu Maghrib dan Isya, serta sholat Dhuha.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Nur Nihayati
Generate by AI : ChatGPT
SHOLAT DHUHA - Foto ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI) Senin (24/3/2025) menampilkan seorang melaksanakan sholat. Sholat Dhuha dilakukan minimal 2 rakaat dan dapat dilakukan kelipatannya. 

Sholat Awwabin adalah istilah yang merujuk pada sholat sunnah di antara waktu Maghrib dan Isya, serta sholat Dhuha.
 
SERAMBINEWS.COM - Untuk mendapatkan pahala bagi ummat islam dianjurkan memperbanyak melaksanakan ibadah.

Salah satu ibadah besar pahalanya adalah menunaikan sholat sunah.

Sholat Dhuha adalah ibadah sunnah pagi yang dianjurkan untuk mendapatkan pahala dan keberkahan.

Pelajari tata cara, waktu, niat, dan doa setelah sholat Dhuha dari buku dan hadits.

Maka itu jangan dilewatkan pagi dengan menunaikan sholat dhuha.

Sholat Awwabin adalah istilah yang merujuk pada sholat sunnah di antara waktu Maghrib dan Isya, serta sholat Dhuha.

Kata Awwabin berasal dari bahasa Arab, kata dasarnya أوّاب (awwāb) dan bentuk jamaknya أوّابين (awwābīn), yang artinya orang-orang yang kembali kepada Allah dengan memohon ampunan-Nya.

Sholat sunnah ini dilaksanakan ketika setelah waktu Maghrib dan ketika matahari tertib atau waktu sholat Dhuha.

Sholat Awwabin dilakukan antara dua hingga enam rakaat.

Dalam satu hadis disebutkan bahwa Rasulullah pernah melakukan sholat sunnah enam rakaat di antara waktu Maghrib dan Isya.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa sholat enam rakaat setelah Maghrib, tanpa berbicara di antaranya dengan keburukan, maka dicatat baginya pahala ibadah dua belas tahun." (HR. At-Tirmidzi no. 435, Ibnu Majah no. 1374)

Namun derajat hadis ini diperselisihkan, sebagian ulama menilainya dha’if (lemah) dan sebagian ulama menilainya hasan (baik).

Disebutkan dalam hadis lain bahwa Rasulullah menganjurkan umatnya untuk melakukan sholat Dhuha sebagai Sholat Awwabin.

"Tidaklah menjaga sholat Dhuha kecuali orang yang selalu kembali (kepada Allah), dan sholat Dhuha itu adalah sholatnya orang-orang awwabin." (HR. Ibnu Khuzaimah no. 1224, al-Hakim no. 1183)

Hadis tersebut dinilai hasan oleh seorang ulama ahli hadis, al-Albani.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved