Kamis, 23 April 2026

Destinasi Wisata Aceh

Menikmati Wisata Petualangan Lae Treup di Belantara Rawa Singkil

Kawasan Lae Treup merupakan destinasi yang diburu wisatawan petualangan untuk menikmati flora dan fauna di alam liar Aceh Singkil.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Safriadi Syahbuddin
Serambinews.com/Dede Rosadi
LAE TREUP - Alur sungai Lae Treup di kawasan Rawa Singkil, Aceh Singkil. 

KAWANAN bangau putih terbang mengepak sayap mengiring laju perahu membelah hamparan sungai Singkil. 

Sejurus kemudian giliran gerombolan kerbau berjalan di pinggir sungai mencari hamparan rumput. 

Tingkah polah hewan itu menjadi pemandangan pertama dalam petualangan menuju Lae Treup di belantara rawa Singkil, Kabupaten Aceh Singkil

Kawasan Lae Treup merupakan destinasi yang diburu wisatawan petualangan untuk menikmati flora dan fauna di alam liar Aceh Singkil.

Terutama wisatawan bangsa Eropa penyuka wisata petualang.

Perjalanan ke Lae Treup, dimulai dengan naik perahu menyusuri sungai dari permukiman penduduk Rantau Gedang dan Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil. 

Dua desa berdempetan itu, paling dekat ke Lae Treup

Setelah susuri sungai Singkil, selebar 300 meter, kira-kira 45 menit kemudian belok ke kiri masuk ke sungai kecil sebagai alur pelayaran masuk ke Lae Treup.

Hamparan bunga vanda hookeriana, menjadi pandangan pertama usai menerobos sesaknya tumbuhan bakung di sepanjang alur Lae Treup.

LAE TREUP - Bunga vanda hookerina di kawasan Lae Treup belantara rawa Singkil, Kabupaten Aceh Singkil.
LAE TREUP - Bunga vanda hookerina di kawasan Lae Treup belantara rawa Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. (Serambinews.com/Dede Rosadi)

Masuk terus ke bagian dalam hingga menemui pondok pertama pencari lele, pohon malaka, kantong semar serta aneka tanaman khas akuatik memanjakan mata.

Pondok pertama itu, merupakan tujuan umum dari wisatawan yang ingin merasakan sensasi berpetualang ke Lae Treup, dalam waktu singkat.

Sampai pondok pertama sudah bisa menikmati hamparan belantara rawa Singkil, yang dramatis. Lebih-lebih di kawasan itu masih bisa menikmati layanan jaring seluler.

Tapi pondok pertama bukan tujuan akhir. Dari pondok pertama itulah petualangan menuju Lae Treup hutan Rawa Singkil, sesungguhnya dimulai.

Perahu kembali melaju pelan. Perlu usaha keras agar bisa menerobos tumbuhan bakung yang semakin sesak.

Jika pelayaran naik perahu sampai pondok pertama dilewati dengan mulus. Tidak dengan petualang setelahnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved