Senin, 27 April 2026

Video

VIDEO - 40 Desa di Gayo Lues Masih Terisolasi Pascabanjir Bandang

Ia menyoroti kondisi jembatan darurat berbasis tali dan rakit yang masih digunakan warga untuk penyeberangan sebagai potensi ancaman keselamatan.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Asnawi Luwi | Serambinews.com 

SERAMBINEWS.COM, ACEH TENGGARA - Sebanyak 40 desa di empat kecamatan di Kabupaten Gayo Lues masih terisolasi setelah diterjang banjir bandang pada akhir November hingga awal Desember 2025. Akses menuju lokasi-lokasi tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena ruas jalan mengalami penggerusan dan ambles.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo menyatakan distribusi bantuan logistik saat ini dilakukan dengan berjalan kaki atau melalui jembatan alternatif. Sebagian bantuan juga didistribusikan menggunakan jalur udara. Ia menyoroti kondisi jembatan darurat berbasis tali dan rakit yang masih digunakan warga untuk penyeberangan sebagai potensi ancaman keselamatan.

Polres Gayo Lues telah mendistribusikan bantuan sembako ke korban banjir di Desa Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya, serta mengevaluasi kondisi Pos Polisi setempat pascabencana. Sementara itu, pemerintah daerah telah mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses normalisasi jalan yang tertimbun material longsor. (*)

Narator: Dara

Video Editor: Muhammad Anshar

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved