Kamis, 23 April 2026

Bencana Banjir Aceh

VIDEO - Isu Langka BBM Menyebar di Meulaboh, Warga Panik hingga Antrian Panjang BBM Bikin Macet!

Meulaboh panik! Warga serbu SPBU karena stok BBM menipis. Antrean kendaraan & jerigen mengular panjang, sebabkan kemacetan parah.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Khusna Maulidia

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT – Kepanikan mulai terasa di kalangan warga Meulaboh setelah beredar informasi bahwa persediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU mulai menipis. Situasi ini picu antrean kendaraan yang mengular panjang sejak Sabtu (6/12/2025), bahkan menyebabkan kemacetan parah di berbagai titik. Warga tampak berbondong-bondong datang ke SPBU untuk mengisi BBM demi kebutuhan kendaraan maupun menghidupkan genset saat listrik padam baik di tempat usaha dan rumah pribadi.

Salah satu lokasi paling terdampak terlihat di SPBU Jalan Manekroo, dan SPBU Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Antrean kendaraan memanjang hingga ke persimpangan Lampu Merah di depan rumah sakit. Sejak pagi buta hingga sore hari, kendaraan roda dua dan roda empat berjejal dalam dua lapis, sementara warga yang membawa jerigen berdiri berderet di tepi jalan dengan sabar menunggu giliran.

Tidak sedikit warga yang membawa beberapa jerigen sekaligus. Tiap jerigen hanya dapat diisi terbatas, dan untuk menghindari saling serobot, jerigen-jerigen itu diikat pada seutas tali panjang. Sistem “tali antrean” ini menjadi pemandangan unik di tengah kepanikan warga yang takut kehabisan stok BBM.

Ia mengungkapkan, hampir semua SPBU di Meulaboh mengalami antrian serupa. Arus lalu lintas tersendat karena warga berdesakan mengisi BBM untuk kendaraan, sementara yang lain membawa jerigen untuk kebutuhan genset akibat pemadaman listrik yang kerap terjadi pada malam hari.

Dari pantauan Serambi di lokasi, badan Jalan Manekroo Meulaboh dipenuhi kendaraan yang mengantri hingga beberapa ratus meter. Warga yang membawa jerigen berdiri dalam barisan panjang, sebagian duduk di trotoar sambil menunggu giliran. Beberapa pengendara bahkan terlihat kesal karena antrian panjang membuat mereka terjebak berjam-jam di jalan.

Situasi ini tak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menimbulkan kemacetan berkepanjangan hingga ke ruas-ruas jalan utama di pusat kota. Para petugas Satlantas terlihat kewalahan mengatur arus kendaraan yang tersendat akibat tumpukan antrian di depan SPBU.

Hingga sore hari, antrean masih belum menunjukkan tanda-tanda berkurang. Warga berharap pasokan BBM segera kembali normal agar aktivitas mereka tidak terus terganggu. Namun hingga kini, pihak terkait belum memberikan informasi resmi mengenai kapan pasokan BBM akan stabil kembali.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa ketersediaan energi, terutama listrik dan BBM, sangat vital bagi roda perekonomian masyarakat Meulaboh. Dalam situasi seperti ini, warga hanya bisa berharap agar suplai BBM segera pulih dan pemadaman listrik tidak semakin memburuk.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved