Kamis, 9 April 2026

Video

VIDEO Kisah TNI Selamatkan Warga Aceh Timur saat Banjir Bandang 

Penyelamatan dilakukan seorang diri oleh Fahlevi dengan sampan dayung, ia berkeliling ke perumahan warga

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: T Nasharul

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Rizal Fahlevi Panjaitan Anggota TNI dari kesatuan Kodim Bireuen, memberikan kesaksian saat menyelamatkan warga Sahraja dari sapuan banjir bandang di Desa Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur. 

Fahlevi kala itu pulang kerumah istrinya di Sahraja, karena istrinya merupakan Bidan Desa setempat, ia menceritakan bahwa air naik pertama kali pada Rabu 26 November 2025, sekitar pukul 4.00 WIB. 

Ia menjelaskan, saat air semakin tinggi rasa kemanusiaan tumbuh, ia mengambil sampan dayung yang ada di depan rumahnya untuk menyelamatkan warga yang masih terjebak di rumahnya di desa Sahraja agar tidak hanyut. 

Baca juga: Kisah Keluarga di Aceh Timur, Terjebak Banjir Bandang dan Bertahan Hidup dengan Makanan Hanyut

Penyelamatan dilakukan seorang diri oleh Fahlevi dengan sampan dayung tersebut, ia berkeliling ke perumahan warga dengan mendayung untuk menjemput warga yang masih dikepung banjir.

Berkat penyelamatan itu tidak ada korban jiwa di Desa Sahraja yang tenggelam atau meninggal dunia. 

Desa Sahraja sendiri merupakan daerah yang sangat parah kerusakannya akibat banjir bandang, banyak rumah warga hancur dan fasilitas umum rusak, air dilaporkan bahkan mencapai ketinggian 8 meter, hal itu dapat dilihat dari banyaknya pohon dan tiang listrik yang berlumpur. 

Akses menuju ke desa tersebut hingga saat ini masih susah, lumpur yang menutupi jalan memiliki tebal hingga 60 centi meter, untuk menerobos ke sana harus dengan berjalan kaki atau menggunakan motor trail.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved