Kamis, 23 April 2026

Video

VIDEO - Warga Dua Desa di Bireuen Bertahan di Pengungsian Akibat Banjir Bandang

Banyak rumah di kedua desa tersebut porak-poranda dan terbenam dalam endapan lumpur.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen 

SERAMBINEWS.COM. BIREUEN - Ratusan warga dari Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, hingga 17 Desember 2025 masih bertahan di Balai Desa Kantor Camat setempat. 

Sementara itu, warga Desa Blang Panjoe mengungsi di kantor keuchik mereka.

Mereka belum dapat kembali ke rumah masing-masing karena bangunannya hilang, rusak berat, atau tertimbun lumpur tebal akibat bencana banjir bandang

Banyak rumah di kedua desa tersebut porak-poranda dan terbenam dalam endapan lumpur.

Meski ruas jalan desa sebagian sudah dapat dilintasi, jalan utama di kedua lokasi masih dipenuhi lumpur bergelombang.

Banyak rumah tampak ditinggalkan dan diselimuti endapan lumpur tebal. Fasilitas umum seperti Polindes dan TK di Pante Lhong hancur, bersama banyak fasilitas lainnya yang rusak berat.

Camat Peusangan Alfian mengatakan awalnya ribuan warga dari berbagai desa mengungsi ke balai desa.

Saat ini, yang masih bertahan di lokasi tersebut adalah warga Desa Pante Lhong yang rumahnya hilang, rusak, atau tertimbun. Bencana banjir tersebut menyebabkan banyak rumah di Pante Lhong hanyut atau dipenuhi lumpur.

Keuchik Blang Panjoe Ruslan menyebutkan air Krueng Peusangan yang meluap dengan ketinggian lebih dari dua meter menghantam wilayahnya.

Desa Blang Panjoe merupakan salah satu area terdampak paling parah dan sangat membutuhkan bantuan alat berat untuk membersihkan lingkungan rumah dari timbunan lumpur. Pasca bencana, warga desa tersebut juga mengungsi dan masih bertahan di meunasah. (*)

Narator: Dara 

Video Editor: Muhammad Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved