Jumat, 1 Mei 2026

Video

VIDEO - Aceh Tamiang Masih Gelap Gulita, Macet Sampai 1 Jam Lebih

Listrik terlihat hanya menyala di beberapa rumah, posko pengungsi seperti Tamiang Sport Center, dan beberapa ruko

Tayang:

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur| Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, KUALA SIMPANG - Sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Tamiang masih gelap gulita hingga menjelang satu bulan bencana Siklon Senyar 2025.

Kabupaten Aceh Tamiang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Langkat Sumatera Utara, menjadi salah satu daerah di Aceh yang paling parah dihantam banjir bandang dan tanah longsor pada tanggal 26 November 2025.

Saat wartawan Serambi melintasi Aceh Tamiang, Minggu (22/12/2025), sebagian besar wilayah ini masih gelap gulita.

Listrik terlihat hanya menyala di beberapa rumah, posko pengungsi seperti Tamiang Sport Center, dan beberapa ruko yang juga menampung para pengungsi di kota Kuala Simpang.

Baca juga: VIDEO - Kak Na Antar Bantuan ke Sekumur Aceh Tamiang yang Hancur Lebur

Sepanjang jalan dari perbatasan Kota Langsa hingga perbatasan Sumatera Utara terlihat bengkalai kendaraan dan perabotan rumah tangga, teronggok dan berserakan di pinggir jalan.

Di pinggir jalan dari arah Langsa ke Karangbaru, sejumlah warga, termasuk anak-anak terlihat memilih bersantai dan bermain di antara debu jalan, di depan rumah mereka yang masih berlumpur dan gelap.

Suasana kompleks perkantoran Bupati Aceh Tamiang di Karang Baru juga terlihat gelap, nyaris tanpa kehidupan.

Macet 1 Jam Lebih

Berbeda dengan kondisi perumahan, kondisi arus lalulintas terlihat sangat ramai, sehingga menimbulkan kemacetan sangat parah.

Kemacetan mulai terjadi saat masuk Karangbaru hingga selepas kota Kuala Simpang.

Butuh waktu 1 jam lebih untuk melewati jalur sejarak 5 kilometer itu.

Kemacetan terjadi karena hanya satu dari dua jembatan Kuala Simpang yang difungsikan untuk kendaraan. Satu jembatan baru yang lebih kokoh dan tinggi, telah dipenuhi tenda pengungsian warga.

Selain itu, di kiri kanan jalan juga lumpur masih sangat tebal dan licin, sehingga menyulitkan kendaraan melintas.

Baca juga: Berawal dari Video Zulkarnain, Relawan Pertamina Terobos Lumpur ke Kampung Sunting-Aceh Tamiang

Para pengendara sepeda motor terlihat sangat berhati-hati saat melintasi lumpur di pinggir jalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved