Minggu, 10 Mei 2026

Video

VIDEO Trump Ancam Akan Ikut Campur Usai Demo di Iran Jatuh Korban

Jika AS memilih ikut campur, maka bisa mengacaukan seluruh kawasan dan menghancurkan kepentingan Washington sendiri.

Tayang:
Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Di tengah demo yang berlangsung di Iran, Amerika Serikat (AS) memberi sinyal akan ikut campur.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani mengatakan, segala bentuk intervensi musuh akan memiliki konsekuensi regional yang luas.

Dikutip dari Tasnim pada Jumat (2/1/2026), Larijani menegaskan bahwa Iran membedakan sikap terhadap pendemo dan aktor-aktor yang mengganggu.

Jika AS memilih ikut campur, maka bisa mengacaukan seluruh kawasan dan menghancurkan kepentingan Washington sendiri.

Pernyataan Larijani muncul setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran soal penanganan demo.

Baca juga: Gelombang Protes Gen Z Bikin Iran Lumpuh: 21 Provinsi Shutdown

Trump menyebut jika aparat menembaki dan membunuh demonstran, maka Washington akan turun tangan menyelamatkan mereka.

Trump mengklaim bahwa pihaknya sudah siap bertempur.

Aksi protes dimulai pada Minggu (28/12/2025) di Teheran, akibat anjloknya nilai tukar mata uang Rial ke rekor terendah. 

Ketidakpastian pasar valuta asing memicu aksi mogok massal para pemilik toko di Teheran, Hamedan, dan Pulau Qeshm. 

Nilai tukar Rial terus berfluktuasi tajam di kisaran 1,38 juta hingga 1,45 juta per dolar AS.

Hingga Kamis (1/1/2026), jumlah korban tewas akibat demo bertambah menjadi enam orang.


Artikel ini telah tayang di Teheran Kecam Dukungan Trump untuk Demonstran Iran: AS Jangan Ikut Campur Urusan Domestik Kami, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved