Minggu, 10 Mei 2026

Gelombang Protes Gen Z Bikin Iran Lumpuh: 21 Provinsi Shutdown

Iran dilaporkan mengalami kelumpuhan nasional setelah gelombang demonstrasi besar yang dipimpin Generasi Z meluas ke berbagai wilayah.

Tayang:
Editor: Amirullah
YouTube Republic World
IRAN. Tangkap layar YouTube Republic World, Selasa (30/9/2025) menunjukkan menunjukkan Suasana kota dengan jalan layang padat kendaraan, berdiri megah tiang tinggi mengibarkan bendera Iran. Iran mengeksekusi Bahman Choobi-Asl pada 29 September 2025. Demo Gen Z bikin Iran lumpuh. Sebanyak 21 provinsi shutdown, pasar dan kampus tutup, ekonomi terhenti. Pemerintah serukan persatuan di tengah krisis. 

SERAMBINEWS.COM - Iran dilaporkan mengalami kelumpuhan nasional setelah gelombang demonstrasi besar yang dipimpin Generasi Z meluas ke berbagai wilayah.

Sedikitnya 21 dari 31 provinsi mengalami shutdown, ditandai dengan penutupan kantor pemerintahan, universitas, pasar, dan aktivitas bisnis pada Rabu (waktu setempat).

Di banyak kota besar, jalan utama dijaga ketat aparat keamanan, dengan pembatasan pergerakan warga untuk mencegah berkumpulnya massa.

Di Teheran, aktivitas pasar tradisional dan pusat perbelanjaan berhenti total setelah pedagang menutup tokonya.

Kondisi serupa juga terjadi di Shiraz, Isfahan, Kermanshah, dan Lorestan, di tengah meningkatnya ketegangan antara demonstran dan aparat keamanan.

Pemerintah menyatakan penutupan ini sebagai langkah pengamanan untuk menjaga stabilitas dan mencegah meluasnya kerusuhan.

Namun, di lapangan, shutdown juga mencerminkan tekanan besar terhadap sistem administrasi negara yang kesulitan beroperasi di tengah gelombang protes.

Sumber keamanan menyebut aparat dikerahkan secara masif di titik-titik vital, termasuk kompleks pemerintahan, fasilitas energi, dan jalur transportasi utama.

Beberapa wilayah mengalami gangguan layanan, termasuk pembatasan jam operasional transportasi umum dan pengawasan ketat terhadap arus keluar-masuk kota.

Baca juga: Apakah Gaji PNS Jadi Naik Januari 2026 Ini? Menkeu Purbaya Beri Jawaban, Simak Penjelasan Terbarunya

Gen Z Tuntut Rezim Mundur

Adapun aksi shutdown diberlakukan setelah mahasiswa dan kaum muda generasi Z turun ke jalan menuntut perubahan di tengah krisis ekonomi yang kian memburuk.

Aksi protes awalnya muncul di pusat-pusat perdagangan, termasuk pasar ponsel di Teheran, ketika para pedagang mengeluhkan lemahnya transaksi akibat harga impor yang melambung dan menurunnya minat beli masyarakat.

Namun situasi makin parah setelah memperoleh tekanan ekonomi jangka panjang akibat sanksi internasional yang kembali diberlakukan sejak 2018, menyusul penarikan Amerika Serikat dari perjanjian nuklir Iran.

Sanksi tersebut membatasi akses Iran ke pasar global, melemahkan sektor energi dan perbankan, serta berdampak langsung pada stabilitas ekonomi domestik.

Dalam beberapa bulan terakhir, tekanan ini semakin terasa ketika inflasi melonjak dan biaya hidup naik tajam, sementara pendapatan masyarakat tidak mengalami peningkatan signifikan.

Situasi tersebut lantas memicu ketidakpuasan yang merembet ke kampus-kampus.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved