Jumat, 8 Mei 2026

Video

VIDEO SAKSI KATA Terjebak Dua Hari Dua Malam dalam Banjir Hingga Rumah Hilang

Mereka menyelamatkan diri naik ke lantai dua rumah keluarga di Cot Ara dan bertahan dua hari dua malam.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: T Nasharul

Laporan Wartawan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Musibah banjir bandang menerjang Bireuen
akhir November lalu merupakan bencana alam yang sangat dahsyat, ratusan rumah hilang, rusak dan berbagai fasilitas umum juga hancur.

Di Desa Ujong Blang, Kutablang Bireuen seluruh rumah warga tertimbun lumpur dan 10 unit hilang tak berbekas dihantam banjir bandang. 

Salah satu rumah hilang di desa tersebut milik Tgk Mahdi (66) yang merupakan imam desa setempat. Saat banjir bandang Tgk Mahdi bersama istri, Tibasiah (45) anaknya Widyawati dan cucunya bernama Khansa Zahra (4) segera keluar.

Mereka menyelamatkan diri naik ke lantai dua rumah keluarga di Cot Ara dan bertahan dua hari dua malam.

Baca juga: Tiga Lagi Jenazah Ditemukan, Aceh Utara jadi Wilayah dengan Korban Banjir Terbanyak di Aceh

Bertahan tanpa makan dan hanya minum air hujan bersama istri, anak dan cucunya sampai air surut. Usai air surut rumahnya dekat aliran sungai Krueng Peusangan bersama rumah lainnya tidak berbekas, lokasi rumah sudah menjadi aliran sungai. 

Tgk Mahdi kepada Serambinews.com menceritakan bahwa ia terpaksa mengungsi ke meunasah setempat karena rumahnya sudah tidak ada lagi, ia diam dan tidak ingin istrinya mengetahui takut trauma dan stress. 

Kemudian, saat duduk di pengungsian istrinya mengajak pulang ke rumah, Tgk Mahdi mengabari mau pulang kemana, rumah semi permanen sudah tidak ada lagi.

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved