Minggu, 31 Mei 2026

Video

VIDEO Pertahanan Udara Venezuela Lumpuh saat Diserang AS

Amerika Serikat melancarkan operasi militer skala besar ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) dini hari dengan sasaran awal wilayah ibu kota Caracas.

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat melancarkan operasi militer skala besar ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) dini hari dengan sasaran awal wilayah ibu kota Caracas.

Serangan dilaporkan dimulai sekitar pukul 02.00 waktu setempat, ditandai dengan pergerakan helikopter Amerika Serikat di langit kota.

Citra satelit dan dokumentasi awal mengindikasikan operasi tersebut dilakukan setelah persiapan panjang oleh militer Amerika Serikat.

Serangan dilaporkan memfokuskan target pada infrastruktur militer utama di Caracas.

Termasuk kawasan Benteng Tiuna yang menjadi pusat komando militer Venezuela.

Rekaman yang dianalisis lembaga pertahanan menunjukkan helikopter berat Amerika Serikat beroperasi bebas di atas ibu kota tanpa hambatan pertahanan udara.

Padahal, Venezuela sebelumnya dilaporkan menerima tambahan sistem pertahanan udara buatan Rusia, termasuk Buk-M2 dan Pantsir, yang dikirim pada 2024.

Namun, sistem-sistem tersebut dinilai tidak memberikan respons atau telah dinetralisir saat serangan berlangsung.

Buk-M2 diketahui merupakan sistem rudal pertahanan udara jarak menengah yang dirancang untuk menghadapi berbagai ancaman udara.

Sementara itu, Pantsir merupakan sistem pertahanan udara jarak pendek yang menggabungkan senjata dan rudal untuk melindungi objek strategis.

Selain mengandalkan sistem darat, Angkatan Udara Venezuela juga diketahui bertumpu pada armada pesawat tempur Su-30 buatan Rusia.

Meski demikian, selama operasi militer Amerika Serikat berlangsung, tidak terdeteksi adanya respons pertahanan udara Venezuela dalam rekaman yang beredar. (*)

Editor: Aldi Rani

Baca juga: Korban Tewas Serangan AS di Venezuela Capai 80 Orang, Pengawal Maduro Banyak Gugur

Baca juga: Usai Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Donald Trump Bidik Pemimpin Kolombia Gustavo Petro

Baca juga: Kumpulan Reaksi Pemimpin Dunia Atas Serangan AS ke Venezuela, Banyak yang Mengecam, Israel Membela

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved