Jumat, 24 April 2026

Video

VIDEO - Hari Pertama Sekolah Pascabanjir Bandang di Pidie

Untuk diketahui Gampong Kandang Kecamatan Kembang Tanjong mengalami banjir sangat parah dengan ketinggian air 50 centimeter. 

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonsia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- SDN Kandang, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, Senin (5/12/2025), melaksanakan aktivitas pertama belajar mengajar pascabanjir bandang. 

Aktivitas belajar di SDN Kandang dimulai dengan pelaksaan upacara, yang diikuti sejumlah murid dan dewan guru. Upacara tersebut, dirangkaikan dengan pengibaran bendera merah putih. 

Beberapa murid bertugas menaikkan bendera merah putih, dengan dikibarkan di atas tiang di halaman sekolah. Setelah itu, sejumlah murid masuk ke ruang kelas untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Aktivitas belajar mengajar diawali dengan membaca Alquran sebagai program Satu Hari Satu Ayat di Pidie, yang dibimbing guru. 

Program tersebut merupakan implementasi Qanun Pemerintah Kabupaten Pidie sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan nilai keislaman di sekolah. Murid begitu antusias membaca Alquran pada hari pertama masuk sekolah pascabanjir bangdang melanda Pidie pada November 2025.

Kegiatan belajar mengajar kemudian dilanjutkan dengan mata pelajaran umum sesuai kurikulum. Guru menekankan pentingnya kedisiplinan dan semangat belajar pada murid, seiring kondisi sekolah yang kini telah kembali normal pascabanjir.

Dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah, diharapkan proses pendidikan di Pidie dapat berjalan lancar dan semangat belajar siswa terus terjaga, kendati baru saja melewati masa sulit akibat bencana. 

Untuk diketahui Gampong Kandang Kecamatan Kembang Tanjong mengalami banjir sangat parah dengan ketinggian air 50 centimeter. 

Banjir itu terjadi akibat meluap DAS Tiro, dampak tersangkutnya kayu gelondongan di jembatan Kembang Tanjong. Sehingga air sungai bercampur lumpur meluber menerjang pemukiman warga. 

Lumpur tebal merendam rumah dan fasilitas umu harus dibersihkan dengan mengerahkan prajurit TNI dan Polri. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved