Breaking News
Sabtu, 30 Mei 2026

Video

VIDEO Venezuela Kembali Mencekam, Ada Drone di Dekat Istana

Suasana mencekam kembali menyelimuti Ibu Kota Venezuela, Caracas beberapa hari setelah serangan Amerika Serikat (AS).

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Suasana mencekam kembali menyelimuti Ibu Kota Venezuela, Caracas beberapa hari setelah serangan Amerika Serikat (AS).

Pada Senin (5/1/2026) malam waktu setempat, terdengar suara tembakan di sekitar istana presiden hingga kemunculan drone tak dikenal.

Saksi mata dan rekaman media sosial mendokumentasikan rentetan tembakan yang terus menerus di daerah tersebut.

Warga mengatakan kepada lembaga internasional bahwa suara tembakan bergema di pusat Caracas.

Sementara pergerakan kelompok besar pengendara sepeda motor di sekitar istana meningkatkan ketegangan.

Dikutip dari Colombia One, laporan awal menunjukkan insiden tersebut dipicu oleh keberadaan drone tak dikenal yang terbang di dekat Istana Miraflores.

Pasukan keamanan Venezuela merespons dengan tembakan, kemungkinan sebagai tindakan anti-pesawat.

Meski sempat memicu ketegangan, situasi akhirnya kembali kondusif. Menanggapi hal ini, dua pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa AS tak terlibat dalam baku tembak.

Pihaknya mengaku masih mencermati laporan terkait insiden tersebut. Sebelumnya, AS menyerang Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) dan menangkap Presiden Maduro atas tuduhan perdagangan narkoba.

Penangkapan itu memicu kecaman dari banyak negara, namun disambut dengan kebahagiaan oleh warga Venezuela di luar negeri.

Mereka sebelumnya melarikan diri karena terbelenggu oleh buruknya ekonomi di bawah pemerintahan Maduro.

Sementara itu, pendukung Maduro yang berada di Venezuela terus menyuarakan tuntutan agar AS membebaskan pemimpinnya yang saat ini menjalani sidang di New York. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah

Baca juga: Sidang Perdana Maduro di AS: Wajah Cilia Flores Bengkak, Tulang Rusuk Ibu Negara Venezuela Patah

Baca juga: AS Serang Venezuela & Tangkap Presiden: Trump Kuasai Minyak, Apakah Legal di Hukum Internasional?

Baca juga: Korban Tewas Serangan AS di Venezuela Capai 80 Orang, Pengawal Maduro Banyak Gugur

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved