Video
VIDEO - Tiga Kecamatan di Bireuen Dilanda Banjir Lagi
Di Jeunieb, sekitar 150 rumah warga di Dusun Malahayati, Dusun Hasanah, Dusun Misbah, dan sebagian Dusun Pulo Reudeup
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Tiga kecamatan di wilayah barat Kabupaten Bireuen, yaitu Jeunieb, Pandrah, dan Samalanga, kembali dilanda banjir pada Rabu (7/1/2026) sore hingga malam. Bencana ini terjadi akibat luapan sungai dan genangan air menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan dan pemukiman setempat.
Puluhan rumah di tiga kecamatan tersebut tergenang air dari sore hari hingga Kamis (8/1/2026) pagi. Bagi Jeunieb dan Pandrah, ini merupakan kejadian banjir luapan kelima kalinya sejak akhir November 2025.
Di Jeunieb, sekitar 150 rumah warga di Dusun Malahayati, Dusun Hasanah, Dusun Misbah, dan sebagian Dusun Pulo Reudeup terendam dengan ketinggian air bervariasi. Warga terpaksa mengungsi ke pos jaga di pinggir jalan dan masjid.
Sementara di Pandrah, banjir dipicu oleh hujan deras yang mengakibatkan tanggul sungai patah dan bendungan irigasi dangkal jebol. Sejumlah rumah di Gampong Pandrah Janeng dan desa lainnya dekat aliran sungai ikut tergenang. Desa-desa yang terdampak antara lain Lancok Ulim, Blang Samagadeng, Nase Me, Lhok Dagang, Pandrah Janeng, Bantayan, dan Meunasah Reudeup.
Kondisi serupa juga melanda Kecamatan Samalanga. Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir, menyebabkan saluran air meluap dan memasuki pemukiman serta lahan pertanian.
Lokasi terdampak di Samalanga meliputi Gampong Lueng Keubeu, Kandang, Namploh Krueng, Geulumpang Bungkok, Mideun Jok, Namploh Blang Garang, Gampong Baro, Namploh Papeun, Tanjong Baro, Mideun Geudong, Gampong Putoh, Meuliek, Gampong Glumpang Payong, Ulee Jumatan, dan Namploh Baro.
Narator: Syita
Video Editor: Muhammad Anshar