Jumat, 24 April 2026

Video

VIDEO Warga Korban Banjir Bandang di Ulee Ceue Jangka Butuh Huntap

Menjelang Ramadhan, puluhan warga setempat berharap tidak lagi berada di pengungsian dan butuh bantuan hunian tetap. 

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: T Nasharul

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Desa Ulee Ceu, Kecamatan Jangka, Bireuen salah satu desa terdampak banjir dan hingga Kamis (8/1/2026) ada ratusan warga masih mengungsi di meunasah setempat disebabkan rumah mereka rusak dan dipenuhi endapan lumpur tebal.

Menjelang Ramadhan, puluhan warga setempat berharap tidak lagi berada di pengungsian dan butuh bantuan hunian tetap. 

Keuchik Ulee Ceu, Azwani kepada Serambinews.com Kamis (8/1/2026) mengatakan, puluhan warga Desa Ule Ceu Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen menjelang puasa  sangat membutuhkan bantuan hunian tetap (Huntap) untuk menata kembali kehidupan pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Jumlah masyarakat yang terdampak banjir seluruhnya ada 217 kepala keluarga (KK).

Baca juga: Seluas 4.943 Hektare Tambak di Bireuen Rusak Dihantam Banjir

Selain itu, ada sejumlah warga yang menumpang tinggal sementara di tempat keluarga dan balai karena rumah telah rusak berat tidak bisa ditempati lagi.

Jumlah yang rusak berat kata Keuchik Azwani, ada 25 unit dan para pemilik rumah sangat butuh bantuan pembangunan rumah Huntap dari pemerintah.

Sedangkan untuk rumah yang rusak sedang 165 unit, dan fasilitas umum rusak yaitu kantor keuchik, posyandu, meunasah, balai pengajian, sawah seluas 25 hektar, tambak 65 hektar, dan saluran air sawah 3.500 meter, juga saluran tambak 4000 meter.

Berbagai kerusakan ekses banjir itu sangat butuh bantuan penanganan pemerintah agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anaknya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved