Video
VIDEO - Aksi Mahasiswa di Polresta Mamuju Berujung Ricuh, Sejumlah Polisi Luka-luka
Akibat kericuhan itu, sejumlah anggota kepolisian mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit
SERAMBINEWS.COM - Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Mapolresta Mamuju, Sulawesi Barat, pada Senin (12/1/2026), berakhir ricuh. Peristiwa tersebut terekam dalam sejumlah video yang beredar luas di media sosial, salah satunya dibagikan melalui akun X (Twitter) @neVerAl0nely___. Akibat kericuhan itu, sejumlah anggota kepolisian mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, menjelaskan bahwa aksi demonstrasi tersebut merupakan buntut dari unjuk rasa bersama tenaga honorer yang sebelumnya digelar di Kantor Bupati Mamuju beberapa waktu lalu.
Menurut Ferdyan, sejak awal pihak kepolisian telah mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam mengawal jalannya aksi. Namun situasi berubah ketika massa aksi berupaya memaksa masuk ke halaman Kantor Bupati Mamuju dengan tujuan membakar ban dan menduduki kantor pemerintahan tersebut.
Upaya tersebut berhasil dicegah oleh personel pengamanan Polresta Mamuju sehingga massa gagal memasuki area Kantor Bupati. Diduga kecewa karena aksinya dihalangi, massa mahasiswa kemudian melanjutkan unjuk rasa ke Mapolresta Mamuju pada hari ini.
Akibat aksi pelemparan tersebut, sejumlah personel kepolisian mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan pendataan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi anarkis tersebut. (*)
Host : Siti Masyithah
Editor : Rahmat Erik Aulia
| VIDEO - Amien Rais Terancam Dipolisikan karena Kritik Prabowo dan Teddy, Partai Ummat Buka Suara |
|
|---|
| VIDEO - Iran Prediksi Perang dengan AS Bisa Meledak Lagi, Mojtaba Siap Hadapi Serangan Trump |
|
|---|
| VIDEO - Trump Ancam Iran Lagi, Kirim Sinyal AS Bisa Lancarkan Serangan Udara ke Teheran |
|
|---|
| VIDEO Baru Umumkan Akhiri Perang, Trump Sebut Serangan ke Iran Bisa Terjadi Lagi |
|
|---|
| VIDEO Isu Internal Iran Pecah Mencuat, Presiden Pezeshkian Disebut Bakal Pecat Araghchi |
|
|---|