Selasa, 12 Mei 2026

Video

VIDEO - Mahasiswa UBBG Gelar Pentas Seni dan Malam Amal untuk Korban Banjir

Kegiatan ini juga menjadi ajang penggalangan dana. Hasil donasi dari penonton akan disalurkan untuk membantu korban bencana banjir

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) menggelar Pentas Seni Pertunjukan dan Malam Amal untuk Korban Banjir. Kegiatan yang bertema “Mahasiswa Seni Berkarya, Menggalang Dana, Peduli Bencana”berlangsung di Gedung Indoor Taman Seni dan Budaya Aceh, Sabtu (17/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempersembahkan tiga pertunjukan teater, yaitu “Kisah Cinta Hari Rabu” karya Anton Chekov (terjemahan Sapardi Djoko Damono), “Ayahku Pulang” karya Usmar Ismail, serta “Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi” karya Gusmel Riyadh yang merupakan adaptasi cerpen Seno Gumira Ajidharma. Pertunjukan berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari penonton. 

Ketua Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan UBBG Fitriani, M.Pd, menyampaikan  apresiasi atas pertunjukan  mahasiswa Pendidikan Seni. Beliau menambahkan bahwa nilai empati sosial dan kemanusiaan dapat diwujudkan melalui Seni. 

Baca juga: UBBG Kerja Sama dengan RS Mulia Raya Gelar Bakti Sosial Kesehatan Tanggap Bencana di Aceh Timur

“Pentas seni ini tidak hanya menekankan pada capaian akademik dan artistik, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama. Mahasiswa belajar bahwa seni dapat menjadi media untuk berbagi dan membantu masyarakat yang tertimpa bencana,” ujar Fitriani.

Sementara itu, pelatih teater sekaligus dosen pengampu MK Teater Beni Arona, S.E, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan output dari MK Pertunjukan Teater. Ada tiga dosen pengampu MK yakni Fitriani, M.Pd, Nyak Vira Mailianti, M.Pd, dan Beni Arona, S.E. Mahasiswa telah menjalani proses latihan rutin selama sebulan lebih di halaman kampus. 

Kegiatan ini juga menjadi ajang penggalangan dana. Hasil donasi dari penonton akan disalurkan untuk membantu korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Aceh.

“Mahasiswa terlibat langsung mulai dari proses kreatif, manajemen pertunjukan, hingga pelaksanaan malam amal. Ini menjadi pembelajaran nyata tentang kerja tim, tanggung jawab, dan bagaimana seni dapat berkontribusi untuk kemanusiaan,” ungkap Beni. Kegiatan ini didukung oleh UPTD Taman Seni dan Budaya dan Habib Music.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved