Rabu, 13 Mei 2026

Video

VIDEO - Jet Siluman AS Putar Balik ke UEA usai Situasi Darurat di Hormuz

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Pentagon maupun Angkatan Udara AS terkait penyebab insiden tersebut.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Jet tempur siluman Lockheed Martin F-35 Lightning II milik Angkatan Udara Amerika Serikat kembali dilaporkan mengalami situasi darurat saat terbang di kawasan Teluk.

Pesawat tempur tersebut mengirimkan kode bahaya umum 7700 sebelum akhirnya mengubah arah penerbangan menuju Uni Emirat Arab pada Senin (11/5/2026).

Laporan menyebut jet F-35 itu sebelumnya terbang di sekitar Selat Hormuz dan Teluk Oman yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi kawasan dengan tensi militer tinggi.

Baca juga: VIDEO - Iran Hadang Armada AS di Hormuz, 15 Kapal Perang & Jet Siluman F-35 Dikerahkan

Setelah menyatakan kondisi darurat, pesawat disebut langsung diarahkan menuju wilayah UEA.

Sejumlah laporan menduga jet tersebut mendarat di Pangkalan Udara Al Dhafra, salah satu fasilitas militer utama Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Pentagon maupun Angkatan Udara AS terkait penyebab insiden tersebut.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas militer antara Amerika Serikat dan Iran di sekitar Selat Hormuz.

Kawasan tersebut diketahui menjadi jalur strategis perdagangan energi dunia dan sering menjadi titik ketegangan geopolitik.

Baca juga: VIDEO Jet Tempur F-4 Iran Baku Tembak dengan Jet F-16 AS di Langit Arab

Insiden terbaru ini juga disebut menjadi kejadian kedua dalam dua hari terakhir yang melibatkan jet tempur F-35 milik AS.

Sebelumnya, pada Minggu (10/5/2026), jet tempur F-35 lainnya dilaporkan mengalami kondisi darurat saat melintas di atas Teluk Oman.

Menurut laporan media Iran Tasnim, pesawat tersebut juga sempat mengirim kode darurat sebelum mengubah arah menuju Uni Emirat Arab.

Jet tempur itu bahkan dilaporkan mengalami penurunan ketinggian saat berada di udara.

Rangkaian insiden tersebut memicu perhatian luas karena melibatkan salah satu pesawat tempur paling canggih milik militer Amerika Serikat di tengah situasi keamanan kawasan yang masih memanas.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved