Selasa, 12 Mei 2026

Video

VIDEO - Eropa Bersiap Lepas Bom Nuklir Menguat Usai Trump Ancam Greenland

Amerika Serikat mengakuisisi Greenland wilayah otonom milik Denmark menjadi pemicu kekhawatiran serius di Eropa

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Wacana pengembangan senjata nuklir di Eropa kembali mencuat di tengah memanasnya hubungan dengan Amerika Serikat. Sejumlah negara Eropa dilaporkan mulai mempertimbangkan pengembangan bom nuklir sendiri agar tidak lagi sepenuhnya bergantung pada perlindungan militer AS.

Isu ini menguat setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap negara-negara Eropa dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss. Sikap Trump dinilai semakin memperlebar jarak antara Washington dan sekutunya di Eropa.

Para pemimpin Eropa kini dikabarkan tengah melakukan diskusi intensif terkait penguatan pertahanan strategis, termasuk opsi pengembangan senjata nuklir sebagai penangkal ancaman Rusia. Sejumlah pejabat senior Eropa bahkan telah menggelar perundingan khusus membahas skema tersebut.

Baca juga: VIDEO Rusia Sebut Jika Greenland Diambil AS akan Dicatat Sebagai Sejarah Dunia

Dalam pembahasan itu, muncul kesepakatan awal untuk lebih mengandalkan kekuatan nuklir Prancis dan Inggris, ketimbang bergantung pada payung pertahanan Amerika Serikat. Seorang pejabat Eropa yang enggan disebutkan namanya menyebut perundingan berlangsung produktif dan serius.

Presiden Prancis Emmanuel Macron diperkirakan akan menyampaikan pidato penting mengenai kebijakan nuklir Prancis dalam beberapa pekan ke depan. Prancis sendiri saat ini menjadi satu-satunya negara anggota Uni Eropa yang memiliki senjata nuklir.

Pembahasan nuklir Eropa semakin menguat seiring meningkatnya ketidakpastian hubungan transatlantik. Sikap Trump yang dinilai semakin konfrontatif, termasuk ambisi Amerika Serikat untuk mengakuisisi Greenland wilayah otonom milik Denmark menjadi pemicu kekhawatiran serius di Eropa.

Situasi ini menandai potensi perubahan besar dalam peta keamanan global, di mana Eropa mulai bersiap membangun kemandirian strategis tanpa sepenuhnya bergantung pada Washington.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved