Senin, 11 Mei 2026

Video

VIDEO - Hizbullah Mengamuk, Drone dan Rudal Serbu Pangkalan Militer Israel

Israel menuduh unit tersebut masih aktif menjalankan aktivitas militer yang dianggap mengancam keamanan negaranya.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Situasi keamanan di perbatasan Lebanon dan Israel kembali memanas setelah Hizbullah melancarkan serangan rudal dan drone ke arah pangkalan militer Israel di kawasan selatan Nahariya, Sabtu (9/5/2026).

Serangan tersebut disebut sebagai aksi balasan atas tewasnya komandan Pasukan Radwan, unit elite Hizbullah, dalam serangan udara Israel beberapa hari sebelumnya.

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kilatan amunisi melintas di langit malam sebelum terdengar ledakan keras di wilayah utara Israel.

Hizbullah menyatakan pihaknya menargetkan pangkalan militer Israel menggunakan rentetan rudal pada Jumat pagi.

Baca juga: Serangan Drone FPV Hizbullah Hantam Iron Dome, IDF Akui Kewalahan

Tak lama berselang, kelompok tersebut juga mengklaim melancarkan serangan lanjutan dengan sejumlah drone peledak.

Serangan diarahkan ke fasilitas militer Israel yang berada di kawasan selatan Nahariya.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan sebagian besar roket berhasil dicegat sistem pertahanan udara mereka.

Menurut militer Israel, beberapa proyektil lainnya jatuh di area terbuka dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Meski begitu, insiden ini memperlihatkan meningkatnya eskalasi konflik di tengah kondisi gencatan senjata yang masih rapuh.

Diketahui sebelumnya, komandan Pasukan Radwan bernama Ahmad Ghaleb Ballout dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel di Beirut pada Rabu (6/5/2026).

Baca juga: VIDEO Balas Zionis, Hizbullah Klaim Serang Kendaraan Militer hingga Tentara Israel

Serangan Israel tersebut menyasar kawasan Ghobeiri di pinggiran selatan Beirut yang dikenal sebagai salah satu basis kuat Hizbullah.

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan pesawat tempur Israel menghantam sebuah apartemen yang diduga menjadi lokasi pertemuan sejumlah petinggi Pasukan Radwan.

Selain Ahmad Ghaleb Ballout, sedikitnya 11 orang lainnya juga dilaporkan meninggal dunia dalam serangan tersebut.

Pasukan Radwan sendiri dikenal sebagai unit elite Hizbullah yang memiliki peran penting dalam operasi militer kelompok itu.

Israel menuduh unit tersebut masih aktif menjalankan aktivitas militer yang dianggap mengancam keamanan negaranya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved