Selasa, 12 Mei 2026

Video

VIDEO - Dituding Jual “Es Palsu”, Pedagang Es Kue Bojonggede Mengaku Dipukul Oknum Aparat

Suderajat menuturkan, kejadian bermula saat ia beraktivitas seperti biasa sebagai pedagang keliling.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Suderajat, seorang pedagang es kue asal Kelurahan Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, diduga menjadi korban fitnah serta tindak kekerasan yang melibatkan oknum aparat kepolisian dan Babinsa. Peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam dan membuatnya terpaksa berhenti berjualan selama beberapa hari terakhir.

Suderajat menuturkan, kejadian bermula saat ia beraktivitas seperti biasa sebagai pedagang keliling. Pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, ia mengambil stok es kue dari Depok, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan kereta menuju Manggarai untuk berjualan.

Namun, nasib malang menimpanya ketika tiba di kawasan Kemayoran. Saat melayani seorang pembeli, Suderajat mengaku tidak mengetahui bahwa orang tersebut merupakan oknum aparat. Tanpa diduga, dagangannya justru diperlakukan secara kasar.

Tak berhenti sampai di situ, Suderajat mengaku mengalami dugaan tindak kekerasan fisik. Ia menyebut sempat ditonjok dan dibanting, hingga menyebabkan rasa sakit di beberapa bagian tubuhnya. Hingga kini, rasa nyeri tersebut masih ia rasakan, namun ia belum mampu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan karena keterbatasan ekonomi.

Dengan penghasilan yang tidak menentu, berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per hari, Suderajat mengatakan penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan untuk mengakses layanan medis.

Akibat trauma yang dialami, Suderajat sudah empat hari tidak berjualan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia terpaksa berutang di warung sekadar untuk makan. (*)

Host   : Siti Masyithah 
Editor : Rahmat Erik Aulia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved