Minggu, 26 April 2026

Video

VIDEO AS Pancing Iran, Trump Jatuhkan Sanksi Sasar Jaringan Minyak Teheran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran.

Pemerintah Amerika Serikat menargetkan jaringan perdagangan minyak dan petrokimia.

Dilaporkan, sanksi ini diterapkan hanya beberapa jam seusai pembicaraan nuklir kedua negara di Muscat, Oman pada Jumat (6/2/2026).

Sanksi baru itu menyasar 15 entitas dan 14 kapal yang diduga terlibat dalam operasi yang disebut sebagai “armada bayangan” Iran.

Hal itu diketahui dari keterangan resmi yang diunggah Departemen Luar Negeri AS.

Armada itu dituduh digunakan untuk mengangkut minyak mentah, produk petrokimia, dan komoditas lain demi menghindari pembatasan internasional.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, membenarkan hal itu.

Baca juga: VIDEO Iran Sebut Uraniumnya Tak Boleh Diganggu Siapa Pun Termasuk AS, China Sependapat

Ia menyebut, kebijakan ini adalah bagian dari strategi tekanan maksimum pemerintahan Trump.

Menurut Tommy, langkah itu bertujuan memutus sumber pendanaan yang dinilai digunakan Iran untuk kegiatan yang dianggap mengganggu stabilitas kawasan.

Terkini, ia menegaskan, Washington akan mengambil tindakan lanjutan jika Iran terus berupaya menghindari sanksi.

Bahkan, sanksi juga akan diterapkan jika Iran terus mempertahankan pendapatan dari sektor energi.

Artikel ini telah tayang di Tensi Meningkat! Trump Umumkan Sanksi Baru usai Dialog dengan Iran Berlangsung, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved