Jumat, 10 April 2026

Video

VIDEO - Danrem 012/TU Tuntaskan Pembangunan Jembatan Gantung Kajeung–Tungkop

Rumah hunian sementara bagi warga terdampak bencana di wilayah Lawet dan Jambak selesai dan siap ditempati oleh 12 kepala keluarga

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Teuku Raja Maulana

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Danrem 012/Teuku Umar Kolonel Infanteri Windarto bersama Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, meresmikan jembatan gantung penghubung Gampong Kajeung dan Gampong Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Rabu (18/2/2026).
 
Peresmian tersebut turut dihadiri Dandim Aceh Barat, Letkol Inf S Kembaren, Camat Sungai Mas, Plt Kadis PUPR, serta para tokoh masyarakat setempat. Jembatan gantung ini sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir pada akhir 2025 lalu.

Danrem 012/Teuku Umar Kolonel Infanteri Windarto menyampaikan bahwa pembangunan jembatan di wilayah jajaran Korem 012/TU terus dilakukan secara bertahap. Salah satunya adalah jembatan gantung penghubung Kajeung–Tungkop yang kini telah rampung dan resmi difungsikan.

Baca juga: Tiga Bulan Pascabanjir, Ribuan Rumah Masih Tertimbun Lumpur

“Saat ini ada lebih dari 30 unit jembatan yang sedang dalam proses pengerjaan di wilayah jajaran Korem 012 Teuku Umar. Beberapa diantaranya sudah diresmikan, seperti jembatan Bailey di Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, serta di Aceh Singkil,” ujar Windarto.
 
Ia menambahkan, untuk pembangunan jembatan di kawasan Jambak dan Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, saat ini telah diusulkan dan akan segera dikerjakan setelah material tiba.
 
Selain pembangunan jembatan, Korem 012/TU juga menjalankan sejumlah program sosial lainnya. Hingga kini, terdapat 14 unit MCK yang dibangun, dengan empat unit telah beroperasi dan 10 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan. Dari jumlah tersebut, lima unit berada di Aceh Barat dan lima unit di Nagan Raya.
 
Program bantuan rumah layak huni juga tengah berjalan dengan total 10 unit, masing-masing lima unit di Aceh Barat dan lima unit di Nagan Raya. Tak hanya itu, pembangunan sumur bor untuk penyediaan air bersih juga telah dilaksanakan di delapan titik, yakni lima titik di Aceh Barat dan tiga titik di Nagan Raya, dengan empat di antaranya telah beroperasi.
 
Terkait penanganan pasca bencana, Danrem menyebut pihaknya juga telah membersihkan sekitar 104 sekolah yang terdampak banjir di wilayah jajaran Korem 012 Teuku Umar. Seluruh fasilitas tersebut kini telah kembali beroperasi.

Baca juga: Pascabanjir, Mahasiswa KKN Teknik Industri Unimal dan DLHK Aceh Hijaukan Gampong Pulo Seukee

Selian itu juga pihaknya sedang membangunan rumah hunian sementara baik di beberapa kabupaten di wilayah jajarannya.
 
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Danrem 012/Teuku Umar dan jajaran Kodim 0105 Aceh Barat atas rehabilitasi jembatan gantung di Desa Tungkop.
 
“Kami terkejut juga, tiba-tiba jembatan ini telah selesai diperbaiki oleh Korem 012 Teuku Umar. Kami baru diminta mendata infrastruktur rusak oleh pemerintah pusat, tapi Danrem sudah lebih dulu membangun. Ini luar biasa,” kata Tarmizi.
 
Ia menjelaskan, jembatan gantung tersebut merupakan salah satu infrastruktur vital karena menjadi penghubung utama antar desa di wilayah Sungai Mas. Setiap musim banjir, jembatan itu kerap mengalami kerusakan, bahkan pernah hanyut akibat derasnya arus sungai.
 
“Jembatan ini sangat penting. Karena itu, kami berharap masyarakat bersama aparatur gampong dapat menjaga dan merawatnya dengan baik,” ujarnya.
 
Tarmizi juga mengungkapkan, pembangunan rumah hunian sementara bagi warga terdampak bencana di wilayah Lawet dan Jambak telah selesai dan siap ditempati oleh 12 kepala keluarga.
 
Dengan selesainya perbaikan jembatan gantung tersebut, diharapkan akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Sungai Mas semakin lancar dan aman.(sb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved