Sabtu, 6 Juni 2026

Video

VIDEO - Iran Kirim Peringatan Keras ke AS: Tak Cari Perang, Tapi Siap Balas Jika Diserang

Iran tidak memiliki niat untuk memulai perang dengan Amerika Serikat, namun siap menghadapi segala bentuk serangan

Tayang:

SERAMBINEWS.COM – Pemerintah Iran menegaskan tidak memiliki niat untuk memulai perang dengan Amerika Serikat, namun siap menghadapi segala bentuk serangan yang diarahkan ke Teheran.

Pernyataan itu disampaikan anggota parlemen Iran, Ebrahim Azizi, pada 21 Februari 2026 di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara. Azizi yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran menekankan bahwa Washington memahami posisi Teheran yang tidak menginginkan konflik terbuka.

Meski demikian, ia memperingatkan setiap tindakan yang tidak diperhitungkan terhadap Iran akan mendapat respons tegas. Menurutnya, Iran tidak akan tunduk pada tekanan maupun ancaman dan tetap berkomitmen menjaga kedaulatan nasionalnya.

Baca juga: VIDEO Iran Akan Hancurkan Sistem Pertahanan Rudal AS di Timur Tengah

Azizi juga mengingatkan Amerika Serikat agar berhati-hati dalam mengambil langkah militer. Ia menilai salah perhitungan bisa memicu eskalasi serius di kawasan.

Ketegangan meningkat menyusul sejumlah pernyataan pejabat AS yang dinilai mengarah pada potensi agresi terhadap Iran. Situasi ini terjadi meskipun jalur diplomasi masih berjalan di Muscat dan Jenewa.

Di sisi lain, muncul laporan bahwa sejumlah pejabat AS sempat membahas skenario yang menargetkan Pemimpin Tertinggi Iran, Sayyed Ali Khamenei, serta putranya, Mojtaba. Rencana tersebut disebut telah dipaparkan kepada Presiden AS Donald Trump beberapa pekan sebelumnya.

Jika laporan itu benar, langkah tersebut dinilai sebagai eskalasi besar dalam kebijakan Washington terhadap Teheran dan memicu kekhawatiran mengenai potensi penggunaan tindakan ekstrem dalam strategi luar negeri.

Baca juga: VIDEO Militer AS di Pangkalan Qatar Mulai Ditarik, Washington Antisipasi Serangan Iran

Sementara itu, sejumlah anggota parlemen di Amerika Serikat juga menyuarakan kekhawatiran atas sikap Trump yang dinilai semakin konfrontatif. Mereka memperingatkan risiko konflik berkepanjangan yang dapat menyeret AS lebih dalam ke kawasan Timur Tengah.

Bahkan, Kongres AS dikabarkan tengah mempertimbangkan pemungutan suara untuk membatasi kewenangan presiden dalam melancarkan aksi militer terhadap Iran tanpa persetujuan legislatif. Dalam Konstitusi AS, kewenangan menyatakan perang berada di tangan Kongres, kecuali dalam kondisi tertentu terkait keamanan nasional. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved