Senin, 8 Juni 2026

Video

VIDEO CERITA PARA KIAI: Menggema dari Lebak ke Dunia: Kiprah Tilawah Ustaz Muchtar Fatawi

Namanya mulai dikenal luas setelah tampil dan meraih prestasi MTQ, baik di tingkat nasional maupun internasional

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Lantunan suaranya merdu dan tartil, tajwidnya kokoh, serta penghayatannya mampu menyentuh hati. Muchtar Fatawi, dai sekaligus qori internasional asal Kota Serang, Banten, menempuh perjalanan panjang hingga berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat dunia.

Lahir di Kabupaten Lebak, Banten, Muchtar Fatawi tumbuh dalam lingkungan religius yang dekat dengan pendidikan Al-Qur’an. Sejak usia dini, bakatnya dalam seni tilawah sudah terlihat menonjol.

Bimbingan para guru qira’at serta latihan yang dijalaninya dengan disiplin membentuk karakter bacaannya yang khas: tartil, berirama indah, dan sarat penghayatan.

Baca juga: VIDEO CERITA PARA KIAI - Dari Lantai Masjid ke Mimbar Dakwah: Sempat Jadi Cleaning Service di Mesir

Namanya mulai dikenal luas setelah tampil dan meraih prestasi di berbagai ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menembus Panggung Internasional

Prestasi Muchtar Fatawi tidak hanya berhenti di dalam negeri. Ia tercatat sebagai juara Musabaqah Hifdzil Qur’an Internasional di Arab Saudi dan Teheran, Iran.

Ia juga pernah mewakili Indonesia pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an internasional di Qatar. Beragam penghargaan dan pengakuan diraihnya dari kompetisi tilawah dunia.

Keberhasilan tersebut menjadikan Muchtar bukan sekadar qori berprestasi, tetapi juga sumber inspirasi bagi generasi muda penghafal dan pembaca Al-Qur’an.

Dakwah Melalui Layar dan Media Digital

Di Indonesia, sosoknya semakin dikenal luas karena kerap tampil di layar televisi. Ia dipercaya menjadi juri hafidz dan qori dalam sejumlah program.

Baca juga: Mahfud MD Soroti Dualisme PBNU: Organisasi Macet, Kiai Tak Kompak, Jamaah Rindu Islah Sejuk

Selain itu, ia juga pernah berperan dalam sinetron religi “Kun Anta” di salah satu stasiun televisi nasional.

Bagi Muchtar, dakwah tidak terbatas pada mimbar dan majelis taklim. Ia memanfaatkan media digital untuk menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an, menjangkau generasi muda dengan pendekatan yang damai dan penuh kasih.

Menjaga Kemurnian Bacaan

Di balik berbagai capaian tersebut, Muchtar Fatawi dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan disiplin. Ia konsisten menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dan qira’at.

Baginya, tilawah bukan sekadar seni suara, melainkan amanah untuk menyampaikan kalam Ilahi dengan benar dan penuh tanggung jawab.

Sumber: Tribun banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved