Sabtu, 6 Juni 2026

Video

VIDEO - Perbedaan Imsak dan Subuh, Kapan Sebenarnya Mulai Puasa?

Dewan Pembina ISAD menjelaskan bahwa perintah berpuasa berlangsung sejak terbit fajar hingga terbenam matahari

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Perbedaan antara waktu imsak dan azan Subuh kembali menjadi perhatian umat Islam menjelang Ramadan. Dalam podcast Kilau Ramadhan yang tayang Selasa, 24 Februari 2026 di kanal YouTube dan diproduksi di studio Serambinews, Waled Rusli Daud M.Ag memaparkan penjelasan rinci soal kapan sebenarnya puasa dimulai.

Waled Rusli Daud yang juga Dewan Pembina ISAD menjelaskan bahwa perintah berpuasa berlangsung sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

“Puasa itu pada siang hari, yaitu dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Bukan dari terbit matahari, tetapi dari keluar fajar,” jelasnya membuka pembahasan.

Ia menerangkan, waktu Subuh ditandai dengan terbitnya fajar shadiq (fajar yang benar), bukan fajar kazib yang muncul lebih awal. Fajar shadiq inilah yang menjadi tanda masuknya waktu Subuh sekaligus dimulainya kewajiban menahan diri dari makan dan minum.

Baca juga: VIDEO - Semarak Buka Puasa Bersama di Kampung Aceh Harrisburg Amerika Serikat

Dalam penjelasannya, Waled juga menyinggung tentang niat puasa yang dilakukan pada malam hari, yakni sejak terbenam matahari hingga sebelum terbit fajar.

Lalu bagaimana dengan imsak?

Menurutnya, imsak yang biasanya ditandai dengan suara sirine atau alarm sekitar 10 menit sebelum azan Subuh hanyalah bentuk kehati-hatian. Ia mengibaratkan imsak seperti lampu kuning di jalan raya.

“Lampu kuning itu belum berhenti, masih boleh jalan, cuma hati-hati. Begitu juga imsak, itu peringatan agar kita bersiap menghentikan makan dan minum,” ujarnya.

Artinya, seseorang masih diperbolehkan makan dan minum setelah waktu imsak selama belum masuk waktu Subuh.

Baca juga: Warga Abdya di Banda Aceh Gelar Buka Puasa Bersama di Lambhuk

Waled turut mengutip penjelasan seorang ulama Aceh, Abu Dhanjum Mungong, yang dikenal sebagai ahli ilmu falak. Ia menyebutkan bahwa waktu azan biasanya ditambahkan satu hingga dua menit dari waktu terbit fajar untuk memastikan ketepatan waktu.

Karena itu, ia menyarankan agar umat Islam menghentikan makan dan minum beberapa menit sebelum azan Subuh sebagai langkah lebih aman.

“Kalau azan Subuh jam 05.35, maka sekitar dua atau tiga menit sebelumnya sudah berhenti makan dan minum, supaya dipastikan tidak melewati waktu,” terangnya.

Ia menegaskan kembali bahwa imsak bukanlah batas mutlak dimulainya puasa, melainkan pengingat agar tidak terlanjur makan saat waktu Subuh telah tiba.

Melalui penjelasan tersebut, Waled berharap masyarakat dapat memahami dasar waktu puasa secara tepat, sehingga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan sesuai tuntunan syariat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved