Video
VIDEO - Aksi Berbahaya Saat Sopir Truk CPO Sengaja Tabrak Barikade Jembatan Kutablang Bireuen
Menindaklanjuti kejadian ini, BPTD telah memanggil perusahaan dan para sopir yang melakukan pelanggaran.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sejumlah truk tangki pengangkut minyak sawit mentah (CPO) menerobos barikade di jembatan Kutablang, Bireuen, pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Barikade berupa water barrier dipasang di sisi barat jembatan Kutablang untuk menghentikan truk besar agar sopir menunjukkan surat keterangan telah menimbang kendaraan di terminal bus Peusangan. Namun, sejumlah truk CPO justru menabrak dan menerobos pembatas tersebut.
Koordinator Lapangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, Zulfan, mengatakan lima unit truk CPO melakukan penerobosan di portal sisi barat jembatan. Truk-truk tersebut langsung tancap gas saat petugas memberi tanda dengan mendorong pembatas agar mereka berhenti.
Penerobosan dilakukan karena truk-truk tersebut tidak masuk timbangan di terminal Peusangan. Padahal setiap truk besar, terutama truk sumbu 1.2.2, diwajibkan untuk menimbang kendaraannya.
Menindaklanjuti kejadian ini, BPTD telah memanggil perusahaan dan para sopir yang melakukan pelanggaran. Pihak perusahaan sudah melakukan klarifikasi dan permohonan maaf.
Pasca-kejadian, petugas akan semakin memperketat pemeriksaan tonase kendaraan dan resi timbangan. Kendaraan dengan tonase lebih dari 30 ton tidak diizinkan melintasi jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang, dan jembatan lainnya di Bireuen. (*)
Narator: Dara
Video Editor: Muhammad Anshar