VIDEO - Armada AS Kosongkan Bahrain, Sinyal Serius Hindari Serangan Iran?
Penarikan serupa pernah terjadi pada Juni 2025, tak lama setelah serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran
SERAMBINEWS.COM - Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan menarik seluruh kapal perangnya dari pangkalan utama di Bahrain, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Langkah ini memicu spekulasi bahwa Washington tengah mengantisipasi kemungkinan eskalasi militer di kawasan Teluk.
Pangkalan tersebut merupakan markas United States Fifth Fleet, yang selama ini menjadi pusat operasi Angkatan Laut AS di Timur Tengah. Citra satelit terbaru menunjukkan dermaga dalam kondisi relatif kosong, memunculkan dugaan bahwa kapal-kapal dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
Penarikan serupa pernah terjadi pada Juni 2025, tak lama setelah serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran. Karena itu, manuver terbaru ini dinilai sejumlah analis sebagai pola defensif menjelang kemungkinan operasi militer lanjutan.
Baca juga: Perang AS dan Iran Segera Meletus, Beberapa Negara Perintahkan Warganya Tinggalkan Timur Tengah
Kekhawatiran utama Washington disebut berkaitan dengan potensi serangan balasan Iran terhadap instalasi militer strategis AS di kawasan. Markas di Bahrain dipandang sebagai target bernilai tinggi apabila konflik terbuka pecah.
Di saat bersamaan, laporan menyebutkan peningkatan signifikan kehadiran militer AS di Timur Tengah, termasuk pengerahan kapal induk, kapal bertenaga nuklir, dan jet tempur. Semua aset tersebut diyakini berada dalam posisi siaga tinggi.
Meski belum ada pernyataan resmi dari United States Department of Defense, dinamika ini memperkuat persepsi bahwa keputusan akhir kini berada di tangan Presiden Donald Trump. Situasi kawasan pun memasuki fase yang semakin sensitif, dengan setiap pergerakan militer dibaca sebagai pesan strategis.(*)
| Donald Trump Kebingungan, Perang Iran Tak Bisa Diakhiri |
|
|---|
| Ribuan Pelaut Trauma Terjebak di Tengah Perang Iran, Tumpahan Minyak Terlihat di Dekat Pulau Kharg |
|
|---|
| VIDEO - Tiga Kapal Perusak AS Diserang IRGC, Washington Langsung Balas Iran |
|
|---|
| Dua Kapal Perusak AS Lolos dari Serangan Iran, Berhasil Melintasi Selat Hormuz |
|
|---|
| Ragu Akhiri Perang, Donald Trump Sebut Iran belum Cukup Menderita |
|
|---|