Jumat, 24 April 2026

Video

VIDEO Berburu Takjil di Peukan Raya Ramadhan Pasar Aceh

sebanyak 150 brand UMKM dalam 120 stand pameran ambil bagian dalam event yang dilaksanakan Pemko Banda Aceh

Penulis: Sara Masroni | Editor: T Nasharul

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ratusan warga berkunjung ke venue Peukan Raya dan Pekan QRIS Ramadhan Pasar Aceh 1447 Hijriah, mulai dari ngabuburit, menyaksikan sejumlah pertunjukkan hingga berburu takjil, usai secara resmi dibuka Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal di Eks Pasar Aceh Shopping Center, Jumat (27/2/2026).

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 150 brand UMKM dalam 120 stand pameran ambil bagian dalam event yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh ini. Mulai dari kue, makanan padat hingga kopi dan minuman warna-warni berjejer di lokasi tersebut hingga 13 Maret 2026 mendatang.

Peukan Raya Ramadhan tahun ini menghadirkan tiga zona utama meliputi Peukan Raseuki, yaitu pusat kuliner berbuka puasa. Peukan Khanduri, yaitu ruang berbagi takjil gratis dengan tradisi teumok yang mempererat kebersamaan. Dan Peukan Silaturahmi, yaitu panggung interaksi, pertunjukan, dan kegiatan masyarakat selama Ramadhan.

Baca juga: Teuku Iqbal Djohan: Peukan Raya Ramadhan Dorong Perputaran Uang dan Kebangkitan UMKM

Wali Kota Banda Aceh mengatakan, Peukan Raya Ramadhan 2026 bukan hanya event ekonomi, tetapi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan. Pihaknya ingin pertumbuhan ekonomi Banda Aceh bukan hanya tinggi secara angka, tetapi berkualitas dan inklusif, dirasakan oleh pedagang kecil, pelaku usaha rumahan, hingga generasi muda kreatif.

Program ini merupakan kolaborasi Pemko Banda Aceh bersama Bank Indonesia dan perbankan syariah untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital di pasar tradisional.

Sementara salah seorang pedagang asal Kecamatan Jaya Baru, Aksa Ashura menyampaikan, event seperti ini cukup membantu UMKM, terlebih lapak yang diberikan Pemko di Peukan Raya Ramadhan tahun ini gratis, sehingga para UMKM bisa meraup laba yang lebih besar dari biasanya.

Pihaknya berharap, UMKM bisa semakin maju melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, dan kepada pemerintah berharap agar terus berlanjut event seperti ini, sehingga menjadi wahana bagi masyarakat untuk mendapat hiburan, sekaligus menjadi momentum bagi pedagang khususnya UMKM, untuk memasarkan jualannya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved