Video
VIDEO Analis Politik Iran Ungkap Risiko Besar di Balik Serangan Militer
Foad Izadi, menyatakan bahwa Iran harus memastikan adanya konsekuensi fatal bagi militer Amerika Serikat guna mencegah agresi militer di masa depan.
SERAMBINEWS.COM, TEHERAN – Dalam sebuah wawancara televisi baru-baru ini, analis politik terkemuka Iran, Foad Izadi, menyatakan bahwa Iran harus memastikan adanya konsekuensi fatal bagi militer Amerika Serikat guna mencegah agresi militer di masa depan.
Izadi menekankan bahwa kebijakan pencegahan Iran harus difokuskan pada jumlah korban jiwa di pihak lawan.
Menurut analisanya, kerugian berupa 500 nyawa tentara Amerika adalah angka krusial yang dapat mengubah kebijakan militer Washington.
"Jika penilaian intelijen mereka menunjukkan bahwa serangan terhadap Iran akan mengakibatkan kematian setidaknya 500 tentara, maka serangan itu tidak akan pernah terjadi, atau setidaknya akan menjadi yang terakhir," ujar Izadi dalam diskusi tersebut.
Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang terus berlanjut di kawasan Timur Tengah.
Izadi berargumen bahwa meskipun banyak rakyat dan anggota Kongres AS yang menentang perang, hanya "biaya nyawa" yang tinggi yang dapat benar-benar menutup kemungkinan serangan militer AS terhadap kedaulatan Iran sekali untuk selamanya.
Senada dengan Izadi, pembawa acara dalam program tersebut menyimpulkan bahwa tindakan Iran harus diarahkan untuk membuat Amerika membayar harga yang sangat mahal, khususnya melalui kehilangan personel militer mereka di lapangan. (*)
Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah
Baca juga: Siasat Cerdas Iran Kuras Stok Rudal AS di Timteng, Tumbalkan Drone Murah
Baca juga: 4 Tentara Amerika Tewas, Sejauh Mana Iran Telah Membombardir Pangkalan AS di Timur Tengah?
Baca juga: Pentagon Akui Tak Ada Bukti Iran Akan Serang AS Lebih Dulu, Demokrat: Trump Lancarkan Perang Sepihak
| VIDEO Drone Canggih AS Berhasil Dijatuhkan Iran Pakai Sistem Pertahanan Buatan Lokal |
|
|---|
| VIDEO Berita Lam Bahasa Aceh, Seumarak Idul Adha Ureung Aceh di Amerika |
|
|---|
| VIDEO - Perantau Pidie Jadi Khatib Idul Adha di Pedalaman Sumsel |
|
|---|
| VIDEO - Puluhan Rudal Hantam Kiev, Rusia Peringatkan Diplomat AS Tinggalkan Ukraina |
|
|---|
| VIDEO - Pria Tagih COD Pizza Fiktif Tengah Malam, Langsung Kicep Saat Diajak ke Polisi |
|
|---|