Video
VIDEO - KPA Sagoe Teuku Keuramat Sunat Gratis 100 Anak Yatim dan Miskin
Pihak penyelenggara menyatakan akan terus memantau kondisi anak-anak pasca penyunatan hingga sembuh total.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe Teuku Keuramat Wilayah Pase (Aceh Utara) menggelar sunat massal bagi anak yatim dan fakir miskin. Kegiatan yang berlangsung di Keude Simpang Empat, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, Senin (2/3/2026) itu diikuti oleh 100 orang anak.
Kegiatan yang menggandeng Laskar Pemuda Aceh dan Koperasi Keuramat Jaya Energy tersebut juga dihadiri oleh Ketua Komisi II DPRK Aceh Utara, Muhammad Romi, Camat Simpang Keuramat Ibnu Khatab, dan Kapolsek Simpang Keuramat Iptu M Nazir.
Petinggi KPA Sagoe Teuku Keuramat, Tgk Fauzan Hamzah, menyebutkan bahwa seratusan peserta sunat gratis tersebut berasal dari seluruh gampong dalam wilayah Kecamatan Simpang Keuramat. Tim medis dari Puskesmas Simpang Keuramat diterjunkan dalam kegiatan ini dengan koordinator Ns Muhibuddin.
Pihak penyelenggara menyatakan akan terus memantau kondisi anak-anak pasca penyunatan hingga sembuh total. Selain mendapatkan layanan khitan gratis, setiap anak juga menerima paket bantuan berupa kain sarung dan sembako.
Fauzan yang juga mantan Ketua Komisi A DPRK Aceh Utara itu menambahkan bahwa aksi sosial ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar setiap bulan Ramadhan. Selain sunat massal, pihaknya juga selalu menyalurkan bantuan daging saat meugang puasa dan lebaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban anak yatim dan fakir miskin.
Ketua Komisi II DPRK Aceh Utara, Muhammad Romi, mengapresiasi aksi sosial yang digelar KPA Sagoe Teuku Keuramat. Ia menilai kegiatan sunat massal dan pemberian paket sembako ini sangat membantu masyarakat. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin.
Sebagai informasi, KPA Sagoe Teuku Keuramat juga tercatat aktif dalam aksi kemanusiaan membantu korban banjir bandang di Aceh. Pada akhir November 2025, mereka membuka posko bantuan yang kemudian menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari sembako, uang tunai, hingga hasil bumi, ke sejumlah daerah terdampak seperti Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya. Saat penyaluran, mereka juga menerjunkan tim medis untuk melakukan pengobatan gratis di titik-titik pengungsian. (*)
Narator: Syita
Video Editor: Muhammad Anshar