Rabu, 20 Mei 2026

Video

VIDEO - Pengamatan Gerhana Bulan Total di Lhokseumawe

Untuk wilayah Kota Lhokseumawe, gerhana baru terlihat pada pukul 18.41 WIB atau sesudah melewati fase puncak.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar pengamatan fenomena alam Gerhana Bulan Total, pada Selasa (3/3/2026) malam.

Kegiatan yang dipusatkan di Lantai 3 Gedung Laboratorium Center Kampus UIN Suna Lhokseumawe dimulai dengan edukasi keilmuan astronomi pada pukul 18.00 WIB. Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama, shalat Magrib berjemaah, dan ibadah shalat gerhana.

Sejak pukul 17.00 WIB, lokasi observasi sudah mulai didatangi mahasiswa dan masyarakat. Panitia menyediakan empat unit teleskop untuk memudahkan proses pengamatan.

Ahli falak Aceh yang juga Dosen Ilmu Falak Fakultas Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Tgk Ismail, menjelaskan bahwa awal gerhana bulan total terjadi pada pukul 16.50 WIB. Fase puncak terjadi pada pukul 18.34 WIB dan berakhir pada pukul 20.18 WIB.

Untuk wilayah Kota Lhokseumawe, gerhana baru terlihat pada pukul 18.41 WIB atau sesudah melewati fase puncak. Gerhana di langit Lhokseumawe terakhir terlihat pada pukul 20.18 WIB. Selama proses pengamatan, kondisi langit sempat beberapa kali tertutupi awan.

"Secara umum cuaca untuk pengamatan kali ini tergolong bagus. Gerhana hanya beberapa kali tertutup awan yang bergerak, bukan awan yang menumpuk," jelasnya.

Dengan berlangsungnya gerhana bulan total ini, hanya tersisa dua kali gerhana lagi sepanjang tahun 2026, yaitu gerhana Matahari Total pada 13 Agustus 2026 dan gerhana Bulan Parsial pada 28 Agustus 2026. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved