Jumat, 8 Mei 2026

Video

VIDEO - Makna Keimanan di Balik Amalan Salat Witir

Manusia yang diciptakan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dengan salah satu moto kita bahwa kita diciptakan untuk ibadah

Tayang:

La witroni fi lailatin.

Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam.

Yang kedua, ini termasuk mengesakan Allah subhanahu wa ta'ala. Allah Maha Esa, satu, tunggal, tidak boleh ada anak dan tidak diperanakkan, seperti:
Qul huwallahu ahad. Allahus shamad. Lam yalid wa lam yulad.

Allah itu satu, tunggal, tidak boleh ada anak dan tidak diperanakkan.

Makanya makna itu masuk, kita mengesakan Allah apabila kita melaksanakan salat witir.

Kemudian yang ketiga, maknanya itu adalah sunah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Karena sunah Rasul, kita umatnya berarti kita harus melaksanakan titah perintah Rasul dengan melaksanakan sunah tadi, yaitu berupa salat witir.

Kenapa salat witir harus ada? Karena melaksanakan sunah baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Yang terakhir, berlaku juga sebagai salat penutup atau doa penutup. Karena disebut tadi setelah witir tidak boleh ada witir lagi, berarti salat witir ini termasuk salat penutup dari salat-salat yang lain, dan tidak boleh ada salat yang witir lagi.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi tribuners semua di seantero jagat Indonesia. Mudah-mudahan kita semua disehatkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dan kita terus beribadah hanya lillahi ta'ala, jangan beribadah karena yang lain.

Sekian dan demikian.

Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved