Video
VIDEO MUTIARA RAMADHAN Husnudzon: Ibadah Hati yang Jarang Disadari
Ketetapan Allah yang ditetapkan adalah ketetapan yang baik. Menurut kita mungkin buruk secara manusiawi, tetapi tidak menurut Allah
Penulis: abey IT | Editor: Teuku Raja Maulana
Dalam hadis Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, ini adalah hadis qudsi. Hadis qudsi adalah hadis yang sumbernya dari Allah yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu anhu.
Rasulullah bersabda bahwa Allah berfirman:
"Ana ‘inda zhanni ‘abdi bi."
Aku sesuai dengan prasangka hambaku kepada-Ku.
Hadis ini menegaskan bahwa prasangka seorang hamba kepada Allah sangat menentukan bagaimana Allah memperlakukannya. Oleh karena itu, berprasangka baik adalah perintah.
"Ijtanibu katsiran minadz dzanni."
Ijtanibu ini adalah fi’il nahi. Ada perintah sebagai fi’il amar dan ada juga perintah sebagai fi’il nahi. Artinya perintah untuk tidak melakukan sesuatu, larangan untuk melakukan sesuatu. Karena fi’il nahi bukan fi’il amar.
Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:
"Iyyakum wadz dzanna, fa inna dzanna akdzabul hadits."
Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Olahraga Saat Puasa? Ini Penjelasan Dokter
Jauhilah prasangka, karena prasangka itu adalah sedusta-dusta perkataan.
Ini juga merupakan larangan yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bahwa kita harus menjauhi prasangka yang kita tidak tahu kebenarannya.
Hadis ini sangat penting untuk direnungkan dan dipahami, karena penyakit hati berupa prasangka buruk merupakan maksiat yang samar. Yang tidak kelihatan secara lahiriah, tetapi ada dalam hati manusia.
Ini adalah penyakit hati yang terkadang diremehkan oleh manusia. Padahal Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyamakan prasangka buruk yang hanya berupa pikiran dan belum diucapkan dengan perkataan yang paling dusta.
Ini baru prasangka, belum terucap dari lisan kita. Masih menyangka terhadap seseorang.
Kata Rasulullah, apa yang disangkakan dalam hati kita dan belum diucapkan dari lisan, itu disamakan dengan perkataan yang paling dusta.
Na’udzubillah tsumma na’udzubillah min dzalik.
Oleh karena itu, janganlah kita berprasangka buruk kepada siapa pun. Kepada keluarga kita, orang terdekat kita, orang yang kita kenal.
Jangan sekali-kali kita berprasangka buruk, apalagi sampai mengucapkan sesuatu yang buruk kepada orang lain. Menduga-duga orang lain jangan.
Sebaiknya tabayun dari sumbernya seperti apa. Berusaha memahami perspektif orang lain sebelum menilai buruk.
Jangan langsung dinilai buruk. Cek dan recheck terlebih dahulu. Tabayun dahulu.
Baca juga: Jam Berapa Buka Puasa Hari Ini di Banda Aceh? Simak Jadwal Sabtu, 7 Maret 2026
Maka tidak diperbolehkan berprasangka buruk kepada orang lain. Kita harus melatih empati kepada orang lain.
| VIDEO - Suasana Pelabuhan Dumai – Rupat Memanas, Penumpang Soroti Dugaan Antrean Curang |
|
|---|
| VIDEO Serangan Balasan Iran Disebut Hancurkan Puluhan Pangkalan AS di Timur Tengah |
|
|---|
| VIDEO Iran Ancam Terjunkan Tentaranya ke Lebanon Hancurkan Pasukan Israel |
|
|---|
| VIDEO Rudal Iran Hujani 20 Pangkalan Militer AS hingga Hancur Lebur |
|
|---|
| VIDEO Jika Serang Beirut, Pasukan Iran Tak Segan 'Invansi' Wilayah Israel |
|
|---|