Rabu, 3 Juni 2026

Video

VIDEO MUTIARA RAMADHAN Banyak Bersyukur dan Hindari Mengeluh

Kita meengajak menggunakan mata, mulut, dan tangan yang Allah berikan hanya di jalan yang diridai-Nya

Tayang:

Oleh Dr H Zulkanain, S.Ag., M.Hum
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, alhamdulillahil ladzi faradha shiyama Ramadhan ‘ala ummati khairil bariyyah. 

Segala puji bagi Allah yang telah memfardukan puasa Ramadhan kepada umat terbaik, sebagaimana diwajibkan kepada umat-umat terdahulu melalui syariat samawiyah.

Tribuners yang dimuliakan Allah SWT, para shaimin dan shaimat. Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak kita membahas sebuah tema berjudul Banyak Bersyukur dan Kurangi Mengeluh.

Kehidupan ini adalah mata’ul ghurur. Allah menyatakan bahwa kesenangan dunia adalah sesuatu yang memperdaya kita semuanya. Seakan-akan fasilitas yang Allah berikan kepada kita tidak akan hilang, padahal semuanya itu semu dan akan kembali semuanya ke sisi Allah SWT.

Baca juga: VIDEO MUTIARA RAMADHAN - Hijrah Tanpa Sorotan Kamera

Puasa, sebagaimana Allah menyatakan dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, muaranya adalah ingin menjadikan kita hamba-hamba yang beriman menjadi orang-orang yang bertakwa. Tetapi pada ayat 185, Allah mengakhiri firman-Nya dengan mengatakan, wala’allakum tasykurun. Jadi tujuan akhirnya adalah agar kalian dengan berpuasa ini menjadi hamba yang bersyukur kepada Allah SWT.

Bayangkan ketika kita menahan hawa nafsu, al imsak ‘anil muftirat, menahan sesuatu yang membatalkan puasa dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Walaupun makanan, minuman, dan istri itu halal kita miliki, tapi karena kita bertakwa dan cinta kepada Allah, maka kita menahan itu semua.

Ketika kita menahan untuk tidak makan dan minum, ternyata Allah ingin menggugah kita agar memiliki empati bagi saudara-saudara kita yang kurang beruntung, fakir, dan miskin. Ada mereka yang tidak makan dalam satu hari mungkin hanya satu kali. Saat lambung terasa perih dan kita dehidrasi, di situlah Allah ingin kita merasakan bagaimana kita harus bersyukur terhadap semua nikmat yang diberikan-Nya.

Dalam Surah Al-Ma’arij ayat 19, Allah menyatakan, innal insana khuliqa halu’a. Bahwa sesungguhnya manusia diciptakan dengan sifat keluh kesah dan bahkan kikir. Kita memiliki potensi besar untuk selalu tidak mau bersyukur, merasa tidak puas, dan selalu merasa kurang. Ketika kita berjihad melawan semua itu dan mampu mensyukuri setiap nikmat, maka kita akan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah SWT.

Baca juga: VIDEO MUTIARA RAMADHAN Husnudzon: Ibadah Hati yang Jarang Disadari

Syekh Ibn Atha’illah Al-Iskandari mengatakan bahwa bersyukur itu ada tiga kategori. Pertama, duniawi, yaitu ketika Allah memberikan kesehatan yang sempurna, harta, keluarga, dan anak-anak. Itu semua adalah ujian, tetapi jika kita pandai mensyukurinya maka ini menjadi syukur duniawi dan akan mendapatkan pahala.

Kedua adalah syukur dini, yaitu bersyukur terhadap keluasan ilmu, kecerdasan, amal yang banyak, ketakwaan, dan makrifat kepada Allah SWT.

Ketiga adalah ukhrawi, yaitu bagaimana kita bersyukur atas ganjaran ibadah yang luar biasa. Puasa itu pahalanya tidak terhingga karena untuk-Ku, kata Allah. Satu huruf AlQuran saja dilipatgandakan menjadi sepuluh pahala kebajikan.

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani juga mengatakan cara bersyukur ada tiga. Pertama, bersyukur dengan ucapan atau lisan. Kedua, bersyukur dengan hati atau bil qalb, yaitu meyakini bahwa semua yang Allah berikan dan seluruh kekuatan kita berasal dari Allah. Ketiga adalah bersyukur dengan seluruh anggota tubuh atau bil arkan.

Nafas yang kita hirup detik demi detik itu gratis Allah berikan. Jika dihentikan dua menit saja, mungkin semua makhluk akan binasa. Maka saya mengajak kita menggunakan mata, mulut, dan tangan yang Allah berikan hanya di jalan yang diridai-Nya. Jangan merusak ekosistem karena ulah tangan jahat manusia.

Mengeluh boleh saja, tetapi mengeluhlah hanya kepada Allah. Saya ingatkan, hindarkan diri kita untuk mengeluh kesah di media sosial sehingga aib kita terlihat oleh masyarakat umum.

Baca juga: VIDEO MUTIARA RAMADHAN - Pahala Berlipat Berbagi di Bulan Ramadhan

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved