Video
VIDEO - Jet Pengebom AS Gagal Serang Iran, Sinyal Diduga Diintersepsi Sistem Canggih China
Sistem ini mengintegrasikan citra satelit, data jalur penerbangan, serta intelijen sumber terbuka untuk memantau aktivitas militer.
SERAMBINEWS.COM – Sistem pertahanan canggih milik China dilaporkan berhasil mengintersepsi sinyal radio pesawat pengebom Amerika Serikat (AS).
Teknologi intelijen tersebut disebut menjadi strategi efektif bagi Iran dalam menghadapi potensi serangan dari AS.
Media South China Morning Post melaporkan, perusahaan teknologi pertahanan China, Jingan Technology, mengklaim telah berhasil menangkap sinyal radio pesawat pengebom AS pada 1 Maret lalu.
Baca juga: Trump Akui Serangan Balasan Iran di Luar Dugaan, Kawasan Teluk Bergejolak
Perusahaan yang berbasis di Hangzhou itu diketahui menyediakan layanan pengumpulan intelijen untuk Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).
Proses deteksi dilakukan menggunakan sistem kecerdasan buatan bernama Jingqi.
Sistem ini mengintegrasikan citra satelit, data jalur penerbangan, serta intelijen sumber terbuka untuk memantau aktivitas militer.
Melalui teknologi tersebut, Iran disebut mampu mendeteksi peningkatan aktivitas militer di sekitar wilayahnya sejak awal Februari.
Selain itu, China juga dikabarkan berhasil menangkap komunikasi radio pesawat pengebom AS saat kembali dari wilayah Iran.
Perusahaan tersebut menyatakan bahwa sinyal yang diintersepsi dapat mengungkap rute penerbangan pesawat pengebom Amerika.
Baca juga: Menlu Iran: Pembunuhan Ali Larijani Tidak Goyahkan Sistem Kekuasaan
Informasi itu diduga dimanfaatkan Iran untuk merancang serangan balasan terhadap aset militer AS di kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, Rusia juga disebut turut memberikan dukungan intelijen kepada Iran.
Analis Al Jazeera menilai bantuan dari Rusia kemungkinan tetap berlangsung secara tertutup.
Salah satu sumber intelijen yang diduga digunakan Iran adalah satelit Rusia Kanopus-V, yang telah dibeli dan dioperasikan Iran dengan nama Khayyam.
Satelit tersebut mampu menyediakan citra pengawasan optik dan radar secara berkelanjutan.(*)
| VIDEO BGN Akui Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik, Pakai Anggaran 2025 |
|
|---|
| VIDEO Tarif Selat Hormuz Tetap Rp 34 M, Meski sedang Gencatan Senjata |
|
|---|
| VIDEO Alasan Iran Turuti Trump Buka Selat Hormuz saat Gencatan Senjata |
|
|---|
| VIDEO - Puluhan Pemuda Demo ke Kejari Langsa Desak Pengusutan Korupsi Bantuan Banjir |
|
|---|
| VIDEO Camat Demo Kantor DPRK Aceh Singkil Ancam Tutup Pelayanan |
|
|---|