Minggu, 7 Juni 2026

Video

VIDEO - Putin Bicara Soal Oreshnik, Rusia Masih Uji Efektivitas Senjata Terbaru

Hasil evaluasi di lapangan, kata Putin, akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam menentukan langkah selanjutnya

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengungkapkan bahwa sejumlah sistem persenjataan terbaru milik negaranya hingga kini belum digunakan secara maksimal dalam operasi militer yang berlangsung di Ukraina.

Pernyataan tersebut disampaikan Putin dalam sebuah agenda di Saint Petersburg, Kamis (5/6/2026), saat menjelaskan perkembangan kemampuan militer Rusia dan modernisasi sistem pertahanan yang sedang berjalan.

Menurut Putin, beberapa teknologi pertahanan terbaru, termasuk sistem yang dikenal dengan nama Oreshnik, masih berada dalam tahap pengerahan terbatas dan evaluasi operasional.

Baca juga: Serangan Besar, Ratusan Drone dan Rudal Rusia Serbu Ukraina, Korban Tewas dan Luka Berjatuhan

"Adapun sistem baru kami, mereka sedang dikerahkan. Hal ini juga berlaku untuk Oreshnik," ujar Putin.

Ia menjelaskan bahwa militer Rusia masih melakukan pemantauan dan penilaian terhadap efektivitas sistem tersebut sebelum mengambil keputusan mengenai penggunaan yang lebih luas.

Hasil evaluasi di lapangan, kata Putin, akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam menentukan langkah selanjutnya terkait pengerahan persenjataan generasi terbaru tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Putin juga menyoroti perkembangan situasi di medan konflik yang menurutnya semakin dipengaruhi penggunaan drone dalam jumlah besar.

Ia menyebut Ukraina terus mengandalkan teknologi pesawat tanpa awak yang didukung oleh negara-negara Barat untuk melakukan berbagai operasi di lapangan.

Baca juga: VIDEO - Rusia Murka Kapal Tanker Disita Prancis, Sebut Mirip Pembajakan Internasional

Meski mengakui sebagian serangan mampu menembus sistem pertahanan tertentu, Putin menegaskan Rusia terus meningkatkan kemampuan pertahanan udara untuk menghadapi ancaman tersebut.

Selain itu, ia menyoroti berbagai kemampuan strategis yang dimiliki Rusia, mulai dari rudal hipersonik, rudal jelajah, hingga sistem serangan terintegrasi dari darat, laut, dan udara.

Menurut Putin, modernisasi militer akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapan pertahanan nasional di tengah dinamika keamanan global yang terus berkembang.

Meski menegaskan kesiapan militernya, Putin kembali menyampaikan bahwa Rusia tetap membuka peluang penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Ia mengatakan Moskow masih siap berdialog dan melakukan negosiasi dengan Ukraina apabila terdapat peluang untuk mencapai kesepakatan yang dapat mengakhiri konflik secara damai.

Pernyataan tersebut muncul di tengah perhatian dunia terhadap perkembangan teknologi militer Rusia serta dinamika konflik yang masih berlangsung di kawasan Eropa Timur.
(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved