Video
VIDEO Iran Ancam Tutup Laut Merah, Urat Nadi Perdagangan Global Terancam
Iran mengancam bakal menyerang Laut Merah hingga menutup jalur perdagangan global tersebut.
SERAMBINEWS.COM - Iran mengancam bakal menyerang Laut Merah hingga menutup jalur perdagangan global tersebut.
Ancaman itu merupakan upaya Iran membalas gertakan dari Amerika Serikat (AS) yang menyatakan bakal melancarkan invasi darat.
Iran menegaskan bakal menutup Laut Merah jika AS nekat melancarkan invasi darat ke wilayahnya.
Langkah itu disebut sebagai kejutan strategis untuk membalas setiap upaya manuver angkatan laut AS di Teluk Persia maupun Laut Oman.
Laut merah sendiri merupakan urat nadi perdagangan global yang menghubungkan pasokan minyak dunia menuju Terusan Suez Mesir.
Ancaman itu disampaikan pejabat Iran yang tidak mau disebutkan namanya, dilansir dari The Hill pada Kamis (26/3).
Iran memfokuskan ancamannya kepada Selat Bab el Mandeb, salah satu jalur maritim paling strategis.
Lokasi tersebut terletak di antara Yaman dan Djibouti. Iran mengklaim memiliki kemauan dan kemampuan penuh untuk mewujudkan ancaman tersebut.
Selat Bab el Mandeb sendiri berfungsi seperti Selat Hormuz yang mana merupakan titik rawan bagi pelayaran global.
Oleh karena itu, ancaman Iran yang membalas gertakan invasi darat AS itu turut membuat jalur pelayaran global terancam. (*)
Editor: Aldi Rani
VO: Dara Nazila
Baca juga: Perang Iran vs AS-Israel Memanas, Pertamina Ungkap Stok BBM di Indonesia Sebenarnya
Baca juga: Stok BBM Indonesia Aman 20 Hari di Tengah Konflik Iran-AS, Pertamina Rencanakan Impor dari Afrika
Baca juga: AS Kepung Iran dari Darat, Laut, Udara, 50 Ribu Pasukan Elite Siaga di Timteng Tunggu Perintah Trump
| VIDEO Hizbullah Tingkatkan Serangan ke Israel Saat AS-Iran Gencatan |
|
|---|
| VIDEO Warga Sabang Dilaporkan Hilang saat Menyelam di Sekitar Dermaga Balohan |
|
|---|
| VIDEO AS Khawatir China Disebut Pasok Pertahanan Udara Baru ke Iran |
|
|---|
| VIDEO Warga Bakar Isi Rumah Diduga Bandar Narkoba di Rokan Hilir |
|
|---|
| VIDEO WH Aceh Temui Haji Uma, Bahas Pembentukan Lembaga Khusus Awasi Pelanggaran Syariat di Medsos |
|
|---|