Video
VIDEO - Netanyahu Perluas Invasi ke Lebanon Selatan, Ketegangan Memuncak Usai 3 TNI Gugur
Langkah ini juga seiring dengan pergerakan militer Israel yang dilaporkan terus maju menuju Sungai Litani
SERAMBINEWS.COM – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan militernya untuk memperluas operasi militer ke wilayah Lebanon selatan di tengah eskalasi konflik kawasan.
Keputusan ini diambil di saat situasi semakin memanas, termasuk setelah gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Instruksi tersebut disampaikan Netanyahu dari Komando Utara pada Minggu (30/3/2026). Ia bahkan mendorong pasukan Israel untuk meniru “model Gaza” dengan memperluas zona penyangga keamanan di wilayah perbatasan.
Baca juga: Trump Berbalik Arah dan Ingin Damai dengan Iran, Netanyahu Ketar-ketir
Langkah ini juga seiring dengan pergerakan militer Israel yang dilaporkan terus maju menuju Sungai Litani, dengan tujuan mengusir kelompok Hezbollah dari kawasan tersebut.
Di tengah operasi militer yang kian intens, UNIFIL melaporkan adanya korban dari pasukan penjaga perdamaian. Satu personel tewas akibat ledakan proyektil di Lebanon selatan, sementara satu lainnya mengalami luka kritis.
Dengan perkembangan terbaru, total tiga prajurit TNI dilaporkan gugur dalam rangkaian insiden tersebut—menjadi pukulan berat bagi Indonesia yang selama ini aktif dalam misi perdamaian dunia.
Pihak UNIFIL menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
“Pikiran dan harapan kami juga menyertai penjaga perdamaian yang terluka, yang saat ini berada di rumah sakit dengan cedera serius,” demikian pernyataan resmi mereka.
Meski begitu, UNIFIL mengaku belum dapat memastikan asal proyektil yang menyebabkan insiden mematikan tersebut.
Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras serangan tersebut dan mendesak PBB untuk segera melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
Eskalasi ini terjadi di tengah konflik yang lebih luas antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang terus meningkatkan ketegangan dan memperbesar risiko konflik regional yang lebih besar.(*)
| VIDEO Kapal Induk Nuklir AS Rusak Parah Usai Perang Iran, Tak Bisa Beroperasi 14 Bulan |
|
|---|
| VIDEO Trump Sebut Kapal Induk AS Sempat Dihujani 111 Rudal dari Iran |
|
|---|
| VIDEO SAKSI KATA - Kisah Muhammad Yunus Remaja 16 Tahun yang Ditangkap Otoritas Thailand |
|
|---|
| SAKSI KATA - Modus Penipuan Lewat Aplikasi Kencan Marak di Banda Aceh, Satpol PP-WH Angkat Bicara |
|
|---|
| VIDEO - Kapolda Aceh Tinjau Kerusakan Kantor Gubernur |
|
|---|