Senin, 13 April 2026

Video

VIDEO - Ground Breaking 15 Jembatan Perintis di Pedalaman Aceh Utara

Di wilayah Kecamatan Geureudong Pasee terdapat dua titik pembangunan jembatan, sementara 13 titik lainnya tersebar di kecamatan lain.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – TNI dari Kodim 0103/Aceh Utara akan membangun 15 jembatan secara serentak di sejumlah wilayah pedalaman Aceh Utara.

Dimulainya program ini ditandai dengan kegiatan ground breaking pembangunan jembatan perintis di Desa Dayah Sepeng, Kecamatan Geureudong Pasee, Kamis (09/04/2026).

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Jamal Dani Arifin, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan perintis ini merupakan inisiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang kemudian ditugaskan kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Ketua Satgas Pembangunan Jembatan.

Ia menjelaskan, pada tahap sebelumnya telah berhasil dibangun sejumlah jembatan di wilayah Aceh Utara, mulai dari jembatan gantung, jembatan Bailey, hingga jembatan Aramco yang sangat membantu mobilitas masyarakat.

Kini, pada tahap ketiga, Kodim 0103/Aceh Utara kembali mengusulkan pembangunan 15 jembatan perintis yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat di beberapa kecamatan, dan seluruh usulan tersebut telah disetujui.

Di wilayah Kecamatan Geureudong Pasee terdapat dua titik pembangunan jembatan, sementara 13 titik lainnya tersebar di kecamatan lain di Kabupaten Aceh Utara. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung serta menjaga proses pembangunan ini agar berjalan aman, lancar, dan selesai tepat waktu.

Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kodim 0103/Aceh Utara atas komitmen dan dedikasinya dalam membangun serta merehabilitasi jembatan di wilayah pedalaman.

Menurutnya, pembangunan jembatan merupakan langkah strategis dalam memperlancar akses transportasi, membuka peluang ekonomi masyarakat, serta memudahkan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.

Ia menilai pembangunan 15 jembatan ini menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Aceh Utara.

Ground breaking hari ini bukan sekadar dimulainya pekerjaan pembangunan, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan warga di daerah terpencil.

Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama oleh unsur Forkopimda, dilanjutkan dengan tradisi peusijuk serta doa bersama sebagai bentuk harapan agar pembangunan jembatan dapat segera selesai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi kendala transportasi yang selama ini kerap terjadi, khususnya saat musim hujan.

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved