Jumat, 5 Juni 2026

Video

VIDEO - Iran Ancam Blokade Laut Merah hingga Teluk, Balas Tekanan AS di Selat Hormuz

Ancaman tersebut disampaikan oleh komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Ali Abdollah

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Ketegangan di jalur pelayaran global kian meningkat setelah Iran mengancam akan memperluas blokade hingga ke Laut Merah dan kawasan Teluk sebagai respons terhadap langkah Amerika Serikat di Selat Hormuz.

Ancaman tersebut disampaikan oleh komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Ali Abdollah, dalam pernyataan di televisi pemerintah Iran pada Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, blokade yang dilakukan AS di Selat Hormuz telah menciptakan ketidakamanan bagi kapal dagang dan tanker minyak Iran. Kondisi ini dinilai berdampak serius terhadap stabilitas kawasan dan kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya dicapai.

Baca juga: Trump Kirim Surat ke Xi, Minta China Hentikan Pasokan Senjata ke Iran

Iran bahkan menyebut langkah AS sebagai pelanggaran yang berpotensi membatalkan kesepakatan tersebut. Jika hal itu terjadi, Teheran menegaskan siap mengambil tindakan militer balasan yang lebih luas, termasuk memblokir jalur perdagangan vital di Laut Merah, Teluk, dan Laut Oman.

Pernyataan ini muncul setelah United States Central Command (CENTCOM) mengumumkan penghentian penuh aktivitas perdagangan maritim dari dan menuju Iran sejak Selasa (14/4/2026).

Blokade tersebut diketahui telah mulai diterapkan sejak Senin (13/4/2026), dengan garis pengawasan membentang dari wilayah Gwadar hingga Ras Al Hadd, yang merupakan jalur padat lalu lintas kapal internasional.

Situasi ini meningkatkan kekhawatiran global, mengingat jalur-jalur tersebut merupakan urat nadi perdagangan energi dunia. Eskalasi lebih lanjut dikhawatirkan dapat memicu gangguan besar terhadap distribusi minyak dan stabilitas ekonomi internasional.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved