Minggu, 19 April 2026

Video

VIDEO Amerika Akan Kejar Kapal Tanker Pendukung Iran ke Seluruh Dunia

Pentagon bahkan mengancam akan menyita kapal-kapal komersial tersebut di perairan internasional

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat (AS) tengah bersiap melakukan tindakan tegas terhadap kapal-kapal tanker minyak yang berafiliasi dengan Iran

Pentagon bahkan mengancam akan menyita kapal-kapal komersial tersebut di perairan internasional.

Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine mengatakan, perluasan kampanye ini akan memungkinkan AS untuk mengendalikan kapal-kapal yang terkait dengan Iran di seluruh dunia. 

Ini termasuk armada yang membawa minyak Iran yang sudah berlayar di luar Teluk Persia.

Selain itu kapal-kapal yang membawa senjata yang dapat mendukung rezim Iran juga masuk target. 

Jenderal Caine mengatakan, perluasan ini akan segera diterapkan dalam beberapa hari ke depan seperti yang dikutip dari The Wall Street Journal, Minggu (19/4/2026).

AS menyebut ada banyak armada gelap yang membawa minyak Iran demi menghindari sanksi internasional.

Baca juga: Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC Dilaporkan Tembaki Kapal Tanker

Analisis citra setelit serta data pelacakan maritim menunjukkan perdagangan minyak bayangan Iran terjadi di Malaysia dan Singapura.

Lokasinya berjarak sekitar 100 kilometer sebelah tenggara Semenanjung Malaya.

Praktik di laut lepas ini memungkinkan minyak 'dicuci' dengan menyamarkan asalnya, sehingga sulit dilacak sebagai minyak Iran.

Aktivitas pemindahan minyak antar kapal terjadi secara diam-diam yang memungkinkan Iran menjaga ekspornya terutama ke China.

Sementara itu, AS terus melanjutkan blokade terhadap kapal yang keluar dan masuk pelabuhan Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim pasukannya telah mencegat 23 kapal.

Blokade ini membuat Iran akhirnya kembali menutup Selat Hormuz setelah sebelumnya sempat dibuka menyusul gencatan senjata Israel-Lebanon.

Artikel ini telah tayang di Blokade Selat Hormuz Saja Tak Cukup, AS Kini Siap Kejar Kapal-kapal terkait Iran di Seluruh Dunia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved