Sabtu, 2 Mei 2026

Video

VIDEO - Prof. Dr. Bansu Terpilih Kembali Ketua APTISI Aceh pada Muswil ke 3 Tahun 2026

Salah satu pilar tertinggi adalah pendidikan. Ini menjadi pemikiran kita bersama.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Puluhan pimpinan Perguruan Tinggi Swasta ( PTS ) dan yayasan di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi ( LL Dikti ) Wilayah XIII Aceh ikut Musyawarah Wilayah Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Aceh sekaligus pemilihan Ketua  Periode 2026-2031. Kegiatan berlangsung di Hotel Diana Banda Aceh, Sabtu (25/4/2026). 

Ketua Panitia yang menjabat sebagai Sekretaris APTISI Aceh Muslem Daud, Ph.D menyatakan bahwa kegiatan Muswil APTISI Aceh berjalan dengan baik berkat dukungan dan kerja sama pengurus APTISI dan seluruh pimpinan PTS dan yayasan.

Ketua Umum APTISI Pusat Prof. Dr. Ir. Budi Djatmiko, MSIE dalam sambutannya via zoom menyatakan bahwa kondisi Pendidikan Tinggi Indonesia sedang tidak baik-baik saja, khususnya perguruan tinggi swasta yang memiliki banyak permasalahan. 

Baca juga: Prof Dr Bansu Irianto Ansari Kembali Terpilih sebagai Ketua APTISI Aceh pada Muswil Ke-3 Tahun 2026

Permasalahan tersebut di antaranya anggaran dan menurunnya jumlah mahasiswa. Oleh karena itu,  APTISI  harus hadir mengatasi permasalahan dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Hal ini mendukung visi Indonesia emas. 

Salah satu pilar tertinggi adalah pendidikan. Ini menjadi pemikiran kita bersama. Penting anggota  APTISI bersatu padu. Ini menjadi ajang bagi kita untuk menyelesaikan masalah.

"Mudah-mudahan APTISI Aceh mampu menghasilkan program yang bermanfaat bagi pendidikan tinggi di Aceh khususnya dan bagi Indonesia umumnya, " ujarnya. 

Kegiatan dibuka oleh Kepala LL Dikti Wilayah XIII Aceh Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. 

Beliau berharap PTS Aceh harus bersinergi dalam membangun kualitas  pendidikan tinggi di Aceh. Tantangan terbesar kita adalah kurangnya SDM. Kita khawatir perguruan tinggi unggul di luar akan menambah persaingan PTS di Aceh. Oleh karena itu, PTS Aceh harus berbenah dalam meningkatkan SDM terutama dalam peningkatan jenjang karier terutama penambahan guru besar. 

Selain itu, peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang inovasi pembelajaran, riset dan pengabdian bersama. 

"Selamat dan sukses atas pelaksanaan Muswil APTISI Aceh. Semoga APTISI lebih baik ke depannya dengan program yang bermanfaat bagi pendidikan tinggi," ujarnya. 

Ketua Pembina APTISI Aceh Ir. H. Hidayatullah Daud, M.T. menyatakan bahwa APTISI merupakan organisasi PTS yang di dalamnya ada pimpinan yayasan dan pimpinan perguruan tinggi swasta. 

Banyak sekali permasalahan APTISI Aceh, yang utama   adalah keterbatasan dana. Permasalahan lainnya banyak lulusan perguruan tinggi menganggur karena kurangnya lapangan kerja  di Aceh. Pertumbuhan industri manufaktur sangat rendah. 

Oleh karena itu, kita harus sama-sama bergerak mengatasi permasalahan pendidikan tinggi di Aceh. Ke depan pengurus baru harus lebih pro aktif.

"Kita harus sama sama bergerak. Perbanyak pengurus dan partisipasi pengurus. Selamat menjalankan amanah ini dan semoga  yang kita lakukan mendapat ridha Allah swt, " ujarnya. 

Beliau juga menyambut baik inisiatif anggota DPR  Aceh Dr. Amiruddin Idris,S.E., M.Si yg juga sebagai pembina APTISI Aceh untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Aceh dalam mengembangkan berbagai program APTISI

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved