Kamis, 14 Mei 2026

Video

VIDEO - DPK Aceh Latih 30 Pengelola Perpustakaan Bireuen

INLISLite menjadi salah satu solusi otomasi perpustakaan yang telah banyak diterapkan di berbagai daerah di Indonesia

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Sebanyak 30 pengelola perpustakaan tingkat SMA/sederajat dan perpustakaan gampong di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan penerapan aplikasi INLISLite versi 3.2, Selasa (12/5/2026).

Pelatihan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen itu merupakan kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen sebagai bagian dari percepatan transformasi digital layanan perpustakaan di daerah.

Kegiatan menghadirkan dua pemateri dari Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, yakni Arkin SIP dan Zulfiqri SIP yang juga tergabung dalam Aceh Library Consultant. Keduanya memberikan materi mengenai implementasi INLISLite, mulai dari pengelolaan koleksi, keanggotaan, layanan sirkulasi, hingga praktik penggunaan aplikasi secara langsung.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen, Irfan MPd secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Irfan menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi.

Ia menegaskan, bahwa kesempatan pelatihan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kompetensi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh melalui Kepala Bidang Layanan Otomasi dan Kerja Sama Perpustakaan, Ir Diaz Furqan, menyebut penerapan INLISLite menjadi salah satu strategi modernisasi perpustakaan di daerah.

Menurutnya, pemanfaatan sistem otomasi perpustakaan menjadi kebutuhan mendesak di tengah tuntutan layanan informasi yang semakin cepat dan terintegrasi.

Ia berharap, melalui pelatihan ini para pengelola perpustakaan mampu mengoperasikan INLISLite secara optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif, efisien, dan profesional.

Lebih lanjut, pada kesempatan itu, Arkin SIP menjelaskan bahwa sebagai pengelola perpustakaan, kita memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan layanan informasi yang cepat, akurat, dan profesional kepada pemustaka. 

Menurut Arkin, di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, pengelolaan perpustakaan juga dituntut untuk bertransformasi dari sistem manual menuju sistem yang terotomasi, terintegrasi, dan berbasis digital.

Ia mengatakan INLISLite menjadi salah satu solusi otomasi perpustakaan yang telah banyak diterapkan di berbagai daerah di Indonesia karena mampu mengintegrasikan pengelolaan koleksi, keanggotaan, layanan sirkulasi, hingga pelaporan dalam satu sistem.

Pelatihan berlangsung selama satu hari dengan pola pembelajaran teori dan praktik langsung, sehingga peserta diharapkan dapat segera mengimplementasikan sistem tersebut di perpustakaan masing-masing. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved