Senin, 1 Juni 2026

Video

VIDEO - Kapal Perang 27 Rajab Resmi Diluncurkan, Iran Pamer Kekuatan Maritim

Media pemerintah dan semi-resmi Iran menggambarkan kehadiran 27 Rajab sebagai simbol baru kekuatan maritim negara tersebut.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Iran kembali menunjukkan penguatan sektor pertahanannya dengan meluncurkan kapal serang angkatan laut terbaru bernama 27 Rajab pada Sabtu (30/5/2026).

Peluncuran kapal tersebut dilakukan dalam sebuah upacara resmi di Teheran dan menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan serta berlangsungnya negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat.

Menurut laporan media Iran, kapal 27 Rajab dirancang sebagai kapal serang cepat yang mampu mencapai kecepatan hingga 100 knot atau sekitar 185 kilometer per jam.

Baca juga: Mantan Mata-mata: Israel Targetkan Mesir dan Turki untuk Perang Berikutnya setelah Iran

Selain memiliki mobilitas tinggi, kapal tersebut juga disebut dilengkapi kemampuan membawa dan meluncurkan rudal jelajah jarak jauh.

Media pemerintah dan semi-resmi Iran menggambarkan kehadiran 27 Rajab sebagai simbol baru kekuatan maritim negara tersebut.

Peluncuran armada baru ini berlangsung ketika pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat masih terus berjalan.

Washington sebelumnya menyatakan kerangka dasar kesepakatan telah mulai terbentuk, namun Teheran menegaskan masih terdapat sejumlah isu penting yang belum mencapai kesepahaman.

Salah satu poin yang masih menjadi pembahasan adalah pengembalian aset Iran yang dibekukan di luar negeri.

Baca juga: VIDEO Iran dan Oman Bersatu Bahas Selat Hormuz, Tak Gubris Ancaman AS

Pemerintah Iran menginginkan aset tersebut dikembalikan segera setelah kesepakatan diumumkan, sementara Amerika Serikat disebut lebih memilih proses yang dilakukan secara bertahap.

Selain itu, Iran juga mengajukan usulan dana pembangunan senilai 300 miliar dolar AS sebagai bagian dari pembahasan yang lebih luas.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Amerika Serikat terkait usulan tersebut.

Peluncuran kapal 27 Rajab dinilai menjadi salah satu langkah Iran dalam memperkuat posisi strategisnya di kawasan, khususnya di jalur perairan penting seperti Selat Hormuz yang selama ini menjadi perhatian dunia internasional.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved