Senin, 1 Juni 2026

Video

VIDEO - Politik Iran Memanas, Presiden Pezeshkian Dikabarkan Ajukan Mundur

Pezeshkian juga menyoroti adanya pergeseran kewenangan yang membuat pemerintah kesulitan menjalankan agenda serta program

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Presiden Iran Masoud Pezeshkian dikabarkan telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Kantor Pemimpin Tertinggi Iran di tengah dinamika politik yang berkembang di dalam pemerintahan negara tersebut.

Laporan tersebut pertama kali disampaikan media Iran International yang menyebut surat itu dikirim pada Minggu (31/5/2026).

Dalam laporan tersebut, Pezeshkian disebut menyampaikan bahwa pemerintahannya menghadapi berbagai kendala dalam proses pengambilan keputusan strategis nasional.

Baca juga: Update Hari ke-94 Perang Iran: AS dan Teheran Saling Serang Saat Negosiasi Damai Terus Berlangsung

Ia dikabarkan menilai peran presiden dan kabinet semakin terbatas dalam sejumlah kebijakan penting negara.

Menurut sumber yang dikutip media tersebut, Pezeshkian juga menyoroti adanya pergeseran kewenangan yang membuat pemerintah kesulitan menjalankan agenda serta program yang telah direncanakan.

Kondisi tersebut disebut berdampak pada efektivitas pemerintahan, termasuk dalam pelaksanaan kebijakan domestik maupun proses diplomasi luar negeri.

Dalam surat yang dilaporkan beredar itu, Pezeshkian dikabarkan menyampaikan bahwa dirinya merasa tidak lagi dapat menjalankan tugas konstitusional secara optimal.

Karena itu, ia disebut meminta agar pengunduran dirinya dapat dipertimbangkan oleh otoritas yang berwenang.

Baca juga: Somaliland, Negara yang Membuat Iran Selalu Waspada, Ternyata Diam-diam Mau Kendalikan Hal Ini

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran maupun Kantor Pemimpin Tertinggi terkait laporan tersebut.

Belum diketahui pula apakah permohonan pengunduran diri itu benar telah diajukan dan bagaimana tindak lanjut yang akan diambil oleh otoritas Iran.

Isu ini muncul ketika Iran tengah menghadapi berbagai tantangan politik dan diplomatik, termasuk pembahasan sejumlah kebijakan strategis yang menjadi perhatian publik dalam negeri maupun komunitas internasional.

Pengamat menilai, apabila kabar tersebut terbukti benar, maka perkembangan tersebut berpotensi menjadi salah satu dinamika politik paling penting di Iran dalam beberapa tahun terakhir.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved