Video
VIDEO Iran Ngamuk! Bombardir Pangkalan Militer AS hingga Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper
Iran langsung melakukan aksi balas dendam seusai militer Amerika Serikat menyerang wilayahnya pada Selasa (9/6).
SERAMBINEWS.COM - Iran langsung melakukan aksi balas dendam seusai militer Amerika Serikat menyerang wilayahnya pada Selasa (9/6).
Dalam aksinya, Iran menyerang sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk pada Rabu (10/6) pagi waktu setempat.
Dalam pernyataan terpisah, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim pasukannya telah menembak jatuh sebuah drone pengintai MQ-9 Reaper di hari yang sama.
Menurut IRGC, drone tersebut terdeteksi memasuki wilayah udara Iran di Provinsi Bushehr.
Tak hanya itu, IRGC juga mengaku telah melancarkan serangan drone yang menargetkan pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut AS yang bermarkas di Bahrain.
Serangan tersebut disebut terjadi pada dini hari sekira pukul 02.30 waktu setempat.
Kendati belum ada konfirmasi dari pihak Amerika Serikat terkait klaim tersebut, IRGC menegaskan operasi militernya masih berlangsung.
Bahkan, Iran memperingatkan serangan yang lebih besar dapat dilakukan jika AS kembali melancarkan aksi militer terhadap wilayahnya.
Situasi memanas ini terjadi hanya beberapa jam setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah melakukan serangan "pertahanan diri" terhadap Iran. (*)
Editor: Aldi Rani
Baca juga: Update Perang Iran Hari ke-103: Serangan AS Dibalas, Ancaman Eskalasi Meningkat
Baca juga: Iran Minta AS Angkat Kaki dari Timur Tengah, Tegaskan Siap Balas Setiap Ancaman
Baca juga: Serangan Amerika Serikat ke Iran Ancam Rencana Damai di Timur Tengah
| VIDEO - Iran Balas Serangan AS hingga Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper |
|
|---|
| VIDEO - Menlu Iran Beri Peringatan Keras ke AS, Araghchi: Tinggalkan Kawasan Jika Ingin Aman |
|
|---|
| VIDEO - Aksi Nekat Debt Collector Berujung Apes, Emak-Emak Lawan Balik di Halaman Rumah |
|
|---|
| VIDEO - SPBU Bireuen Normal, Pompa Pertamax Sepi |
|
|---|
| VIDEO - Mualem: Hampir Semua Sektor Butuh Penanganan Serius |
|
|---|